Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

06 October 2015

TNI Diminta Waspadai Konflik Laut China Selatan

7:36 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
KRI Banda Aceh. Foto: wikipedia
KRI Banda Aceh. Foto: wikipedia
JAKARTA:(DM)Pengamat Pertahanan dan Intelijen, Susaningtyas NH Kertopati berharap HUT ke-70 TNI harus menjadi momentum introspeksi dan refleksi diri, sekaligus sebagai pembangkit semangat prajurit tentara.

Terlebih, saat ini Presiden Jokowi mencanangkan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia. Hal ini tentu tak dapat dilepaskan dari penguatan personel dan alat utama sistem persenjataan tiga matra TNI.

"Utamanya TNI AL perlu ditingkatkan mengingat eskalasi ancaman juga ada peningkatan," kata Nuning kepada JPNN, Selasa (6/10).

Dijelaskan Nuning, ancaman dan tantangan keamanan terbesar yang ada di wilayah Asia Tenggara saat ini adalah memanasnya konflik laut China Selatan yang melibatkan beberapa negara seperti Filipina, Malaysia, Thailand,Vietnam dan lainnya.

Hal ini patut diwaspadai bersama karena wilayah Laut China Selatan merupakan salah satu jalur laut tersibuk di dunia. Selain digunakan oleh sejumlah besar negara di dalam wilayah, jalur tersebut juga digunakan oleh negara di luar wilayah.

Oleh karena itu, Indonesia dalam hal ini TNI mempunyai peranan penting dalam membangun kestabilan dan keamanan regional guna memelihara keseimbangan di antara negara-negara berkepentingan yang dikendalikan oleh kekuatan dari luar wilayah.

Indonesia harus bisa meningkatkan hubungan, menyebarkan gagasan, dan melontarkan inisiatif terwujudnya  “U-shape line area” sebagai zona ASEAN dan China SPR (Strategic Petroleum Reserve) dan terciptanya ASEAN-China Maritime Security Initiative pada pengawasan dan patroli laut-udara di wilayah Laut Cina Selatan. 

Masalah keamanan yang lain dan perlu untuk ditangani bersama adalah mengatasi kejahatan lintas negara (transnational crime) dan isu-isu keamanan perbatasan lainnya. Wilayah perbatasan yang jauh dan pengawasan sering dimanfaatkan pihak-pihak tertentu sebagai gerbang kegiatan ilegal.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment