Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

24 November 2015

Prajurit Kiamat: Lima Fakta Pasukan Bersenjata Nuklir, Biologi, dan Kimia

11:49 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
MOSCOW:(DM) - Pasukan bersenjata nuklir, biologi, dan kimia modern merupakan salah satu cabang tertua dalam angkatan militer, sekaligus cabang yang paling dirahasiakan dari publik. Berada di balik bayang-bayang batalion penyerang atau skuadron angkatan udara, para 'kimiawan' (julukan mereka) bekerja untuk menyelesaikan berbagai masalah kompleks dan dilengkapi dengan perangkat militer modern, yang tak dimiliki cabang angkatan bersenjata lain. RBTH menyajikan lima fakta menarik mengenai pasukan ini, yang 'dijinakkan' oleh tabel periodik Mendeleev.

NBC protection troops perform annual military exercise

Salah seorang personil tentara NBK Rusia berlari melewati api dengan pakaian khusus NBK selama pelatihan militer tahunan di daerah Sverdlovsk, Rusia, 21 Augustus 2014. Sumber: Donat Sorokin/TASS

1. Pasukan NBK (Nuklir, Biologi, Kimia) mampu mengalkulasi dengan akurat kekuatan ledakan nuklir dengan segera setelah terjadi.

Sumber: Vitaly V. Kuzmin
Mereka dibantu oleh stasiun pencegat ledakan nuklir K-612-O. Bahkan jika kekuatan tempur pasukan NBC tak digunakan, stasiun ini akan mengumpulkan data dengan moda otomatis dan mengirimnya ke pusat komando. Segera setelah Rusia mengalami ledakan nuklir, pusat komando akan mengetahui infrastruktur apa saja yang dihancurkan, waktu terjadinya, tinggi awan nuklir, jangkauan kontaminasi, tipe nuklir yang digunakan, serta kekuatannya.
Sistem ini dibangun dengan basis kendaraan amfibi lapis baja pelacak yang dilengkapi dengan perangkat pengintai, geodesi, serta penyaring udara. Waktu yang dibutuhkan untuk mulai mengaktifkan perangkat ini adalah 30 menit. Jumlah stasiun yang dimiliki oleh Rusia masih dirahasiakan.

2. Untuk memindahkan pelontar api, pasukan NBK menggunakan kendaraan yang serupa dengan Armata.

Sumber: Pavel Lisitsyn/RIA Novosti
Kendaraan BMO-T mirip dengan BMP Armata dan mulai beroperasi sejak awal 2000-an. Kesamaannya dengan platform tempur terbaru Rusia terdapat pada konsepnya. Kendaraan tempur BMO-T dapat dikategorikan sebagai kendaraan infanteri kelas berat dengan beberapa fitur spesifik. Kendaraan ini menyediakan perlindungan maksimal untuk kru dan pasukan NBK.
Basis BMO-T merupakan tank tempur T-72, dengan modifikasi desain spesifik. Tugas utama kendaraan tempur 'kimawan' ini adalah mengantarkan kru serta penyembur api. Kendaraan ini dapat mengangkut delapan orang dan 15 penyembur api, dilengkapi dengan senapan mesin PKM, dan dua penyembur api infanteri ringan LPO-97. Selain itu, terdapat pula 12 granat asap 902B Tucha.

3. Pasukan NBK memiliki senjata yang paling mematikan di kalangan militer.

Sumber: Alexander Vilf/RIA Novosti
Pasukan kimia mungkin memiliki senjata yang paling berbahaya dan mematikan — sistem penyembur api kelas berat Buratino dan Solntsepek.
Selama sekitar 20 tahun, artileri penyembur api dianggap sebagai senjata rahasia. Setelah digunakan melawan teroris di Chechnya pada 2000, kehadirannya diketahui. Reaksi kimia senjata termobarik ditimbulkan oleh campuran zat kimia dengan udara pada saat ledakan pertama terjadi, kemudian membakar area target, dan juga menghantam musuh dengan tekanan udara. Awan yang terbentuk dari campuran kimia tersebut yang berpadu dengan udara, dan pada saat ledakan terjadi, semua oksigen di dalam awan menjadi bagian dari reaksi. Karena proses ini berlangsung sangat cepat (sepersekian detik), setelah ledakan terjadi tekanan udara akan meningkat drastis dan akan diikuti dengan penurunan drastis, di bawah level atmosfer — merusak paru-paru, mata, dan gendang telinga, merusak organ internal.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment