Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

31 December 2015

Cina bangun Kapal Induk Kedua

11:37 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
BEIJING:(DM) - China tidak mempedulikan kekhawatiran tetangganya terhadap perilaku agresif militer mereka. Ditengah ketegangan di Laut Cina Selatan, negeri tirai bambu itu mengonfirmasi sedang membangun kapal induk kedua. Hal tersebut diungkapkan juru bicara Kementerian Pertahanan Yang Yujung mengatakan kapal induk ini dirancang di China dan dibangun di pelabuhan Dalian.
Belakangan ini sejumlah pengamat militer asing dan media China menerbitkan citra satelit, foto dan berita yang disebut sebagai proyek pembangunan kapal induk kedua ini. “China memiliki garis pantai yang panjang dan wilayah maritim negara kami sangat luas. Untuk menjaga kedaulatan, kepentingan dan hak maritim kami adalah misi suci angkatan bersenjata China,” kata Yang di Beijing, Kamis (31/12).
Yang mengatakan, rancangan kapal ini berdasar pada pengalaman negara itu membangun kapal induk pertamanya, Liaoning, yang dibeli dari Ukraina pada 1998 dan dirakit di Ching. Tidak banyak yang diketahui dari program kapal induk China yang merupakan rahasia negara ini. Yang tidak mau mengatakan kapan kapal induk kedua ini akan mulai dioperasikan dengan mengatakan hal itu tergantung pada proses pembuatannya.
Seorang pakar angkatan laut di Shanghai yang tidak mau disebutkan namanya mengatakan, ketegangan di Laut China Selatan membuat China merasa kapal induk kedua perlu ada guna membantu kepentingan China. “Amerika Serikat memiliki banyak kapal induk yang berlayar di berbagai wilayah Laut China Selatan, dan ini bisa menjadi masalah bagi kami,” katanya. “Kapal induk kedua bisa mengurangi tekanan pada China. Kapal itu akan membuat China tidak bisa diancam.”
Laut China Selatan yang diyakini memiliki cadangan minyak dan gas yang besar diklaim Cina sebagai bagian dari wilayah mereka. Wilayah ini merupakan jalur kapal dagang yang setiap tahun bernilai US$5 triliun. Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam juga mengklaim sebagian wilayah Laut China Selatan. Beijing juga terlibat perseteruan diplomatik dengan Washington terkait patroli kapal dan pesawat di wilayah itu.
Ketika ditanya apakah China berencana membangun kapal induk ketiga, Yang mengatakan “pihak berwenang terkait” akan mempertimbangkan berbagai faktor. Dalam laporan yang diterbitkan awal tahun ini, Pentagon mengatakan bahwa Beijing bisa membangun banyak kapal induk dalam 15 tahun ke depan. Kapal induk Liaoning telah mengikuti sejumlah latihan militer, termasuk yang diadakan di Laut China Selatan, namun kapal itu belum beroperasi sepenuhnya.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment