Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

27 December 2015

Masih Butuh Waktu Lama Indonesia Membeli Kapal Selam Baru

9:52 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
lada_class
SURABAYA:(DM) - Indonesia masih belum membuat keputusan tentang jenis kapal selam apa yang akan di beli, kata Kepala Staff Angkatan Laut Indonesia pekan lalu.
Indonesia saat ini hanya memiliki dua kapal selam Type 209 buatan Jerman, sangat tidak memadai untuk negara kepulauan terbesar di dunia. Para pejabat pertahanan mengatakan Indonesia membutuhkan sedikitnya 12 kapal selam pada tahun 2024 untuk dapat menjaga seluruh wilayahnya.
Indonesia memesan tiga kapal selam Korea Selatan pada tahun 2012, dan para pejabat telah mengungkapkan awal tahun ini bahwa ada dua lagi kapal selam baru yang akan dibeli – kemungkinan besar dari Rusia – meskipun spesifikasinya masih belum jelas.
Pada tanggal 16 Desember, menurut The Jakarta Post, Ade Supandi, Kepala Staf Angkatan Laut Indonesia, menjelaskan bahwa Jakarta telah memutuskan untuk membeli kapal selam diesel elektrik, dan sedang mengkaji tiga jenis kapal selam dari tiga negara : Rusia, Korea Selatan, dan Jerman.
Angkatan Laut dan markas militer masih melakukan tinjauan strategis dari masalah ini,” kata Supandi Selasa.
Indonesia memiliki rekor pembelian kapal selam dari ketiga negara. Hubungan dengan Rusia juga pernah merenggang semenjak pembelian 12 kapal selam Whiskey yang dibeli dari Uni Soviet selama Perang Dingin. Kapal selam Whiskey secara bertahap di nonaktifkan – yang terakhir pada tahun 1990, dan dua kapal selam type 209 buatan Jerman diharapkan akan di nonaktifkan pada tahun 2020.
Indonesia telah memesan tiga kapal selam Chang Bogo class dari Korea Selatan. Selain dari tiga negara, Indonesia juga dilaporkan pernah melakukan pembicaraan government to government dengan Prancis awal tahun ini mengenai kapal selam Scorpene class.
Komentar Supandi ini menunjukkan bahwa spesifik kunci masih belum terungkap secara terbuka atas pembelian kapal selam.
Pada September lalu, juru bicara angkatan laut Kombes. Zainuddin mengatakan bahwa Indonesia dapat membeli kapal selam Rusia, namun beliau menolak untuk menyebutkan rincian kunci seperti jenis kapal selam yang akan dibeli dan darimana pembelian itu akan dibiayai.
Titik pembiayaan sangat penting karena Indonesia telah berjuang untuk meningkatkan anggaran pertahanan di tengah kesulitan keuangan pada tahun 2015.
Laksamana Ade Supandi menegaskan bahwa keputusan mengenai pembelian kapal selam akan didasarkan pada kondisi anggaran. Ia juga menambahkan bahwa pengadaan kapal selam akan memerlukan waktu karena harus melalui tiga tahap: menyusun spesifikasi kapal selam, perencanaan anggaran dan kemudian membangun kapal selam.
Thediplomat/jkgr
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment