Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

04 December 2015

Panduan Membeli Pesawat Tempur Siluman

10:20 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
F-22_Raptor_-_100702-F-4815G-217 copy
GENERASI KE5:(DM) - Awal pekan ini, Benjamin David Baker memberikan laporan proyek pesawat tempur siluman di Asia-Pasifik, termasuk di Cina, Korea Selatan, Jepang, dan India.
Tidak semua negara mampu membuat atau membeli pesawat tempur generasi kelima. Negara-negara pengimpor persenjataan militer seperti Malaysia, Australia, Kanada, Indonesia, dan lainnya dapat membeli pesawat tempur generasi kelima di masa depan. Lalu kemana mereka berencana untuk membelinya?

Seberapa cepat negara anda akan menghadapi perang ?
Apakah negara anda akan segera menghadapi peperangan atau apakah membutuhkannya untuk menjaga diri dari serangan musuh yang akan segera datang?
Sayangnya, hampir semua proyek pesawat tempur generasi kelima mengalami penundaan dan pembengkakan biaya yang serius. Hanya F-22 Raptor yang saat ini sudah aktif. F-35 masih belum sepenuhnya siap beroperasi, sedangkan J-20 dan PAK FA mungkin akan segera siap dalam beberapa tahun kedepan. J-31 juga masih belum pasti, tapi mungkin juga akan segera menyusul operasional.
Proyek-proyek pesawat tempur mutakhir India, Jepang dan Korea belum akan dibangun pada saat ini, sampai mungkin pada tahun 2025.
Jadi, jika negara anda akan segera berperang dalam waktu dekat, hanya F-35 yang saat ini tersedia dipasar. Jika masih dalam keadaan aman, negara anda punya waktu panjang dan leluasa untuk memilih.
China tidak pernah memilih dan mengekang dengan berbagai syarat berat dalam penjualan senjatanya. Namun sangat mungkin China tidak menjual pesawat tempur silumannya kepada calon musuh potensial di Laut Cina Selatan, dimana Vietnam dan Filipina masuk dalam daftar ini. F-35 dari AS dan PAK FA dari Rusia mungkin bisa dipertimbangkan untuk Negara yang bermusuhan dengan China.

Apakah negaramu bersahabat dengan Amerika?
F-35 mengandung sejumlah teknologi AS yang sangat sensitif. Keputusannya baru-baru ini yang menolak transfer empat teknologi inti ke Korea Selatan menunjukkan betapa Amerika Serikat sangat menjaga asetnya yang paling canggih. Hal ini menunjukkan bahwa Amerika Serikat akan mengekspor pesawat dengan jaminan perawatan. Australia, Jepang, Kanada, dan Korea Selatan dapat mengandalkan ketersediaan suku cadang F-35. Hal ini tidak termasuk India, yang memiliki sengketa abadi teknologi dengan Amerika Serikat.
Banyak negara mencari pesawat tempur siluman yang mumpuni ,dan bila ingin memilih mungkin harus menghindari proyek-proyek yang masih spekulatif seperti KF-X Korea dan ATD-X Jepang.
Pihak narasumber belum memiliki data harga yang valid pesawat tempur generasi kelima, dan kompensasi yang terkait dengan transfer teknologi dan unsur-unsur kesepakatan lain yang sulit untuk memastikan patokan harga. Tidak peduli apakah teman atau sekutu, harga pesawat tempur siluman sangat tinggi dan mahal, baik dari segi harga pembelian awal maupun pemeliharaan jangka panjang.
Harga F-35A berkisar sekitar US$ 100-$ 130 juta. Perkiraan harga PAK FA, sekitar US$ 100 juta. J-31 mungkin sedikit murah sekitar US$ 75 juta.
Untuk mempertahankan karakteristik siluman dan peralatan elektronik canggihnya, jet ini akan memerlukan biaya pemeliharaan yang mahal dan upgrade berkala.

Pesawat siluman pembom ataukah superioritas udara ?
Pesawat tempur seperti F-22 dan PAK FA mengkhususkan diri sebagai pesawat petarung dan superioritas udara. F-35 dapat melakukan peran superioritas udara, tapi untuk pelanggan ekspor mungkin akan sedikit berbeda. Untuk J-31 mungkin berkemampuan sedikit dibawah F-35.
Warisboring jkgr
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment