Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

17 January 2016

Tugas Jaga Perbatasan, Prajurit Kostrad Jalan Kaki 4 Jam untuk Ambil Logistik

10:14 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
Dengan berjalan kaki di tempat terjal dan licin anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad panggul logistik

Dengan berjalan kaki di tempat terjal dan licin anggota Satgas Pamtas Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad panggul logistik

PAPUA:(DM) - DALAM melaksanakan tugas sebagai penjaga perbatasan RI-PNG, cukup banyak  hambatan rintangan yang dihadapi  prajurit Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad Pos Bewan Baru yang berada di ditapal batas daerah pedalaman dan terpencil.
Untuk kebutuhan logistik, prajurit tergantung dari mobilitas helikoper. Dan jika cuaca tidak mendungkung karena di Papua sektor utaran, alamnya ekstrem, maka logistik biasanya dikirim ke kampung terdekat yaitu Kampung Kibay.
“Nah di sinilah masalahnya. untuk ke ampung terdekat yaitu Kampung Kibay jika melalui jalur darat yang dapat ditempuh berjalan kaki selama 3-4 jam, ” ujar Danpos Bewan Baru Letda Inf Sukirno.
Sungai dengan arus yang deras dan medan  hutan rimbun jalan yang licin cukup berbahaya harus mereka lalui demi bertahan hidup, bahkan mereka rela menggotong menggunakan tandu apabila ada salah satu rekannya yang sakit hingga ke titik penjemputan ambulan di Kampung Kibay dengan.Mereka juga kerap mendapat ancaman kelompok pengacau keamanan .
Walau beratnya medan yang harus mereka lalui, prajurit yang tinggal di Pos Bewan Baru Satgas Pamtas Yonif Raider 411/Pandawa Kostrad tetap mengutamakan kewaspadaan dan keamanan dalam setiap kegiatannya .
Kegiatan yang mereka lakukan untuk menjaga moril dan semangatnya yakni melaksanakan bercocok tanam di sekitar Pos, meskipun mereka harus bergelut dengan hama tanaman seperti serangga yang bisa merusak tanaman yang mereka budidayakan seperti jagung, dan sayuran lainnya, mereka tetap sabar menghadapinya. “Mereka selalu yakin bahwa tugas menjaga perbatasan adalah tugas yang sangat mulia.”
Meskipun mereka harus bertahan hidup dengan keterbatasan, mereka selalu semangat dan gembira dalam mengemban tugas yang sangat mulia ini untuk mempertahankan keutuhan wilayah NKRI. Mereka tidak rela kehilangan sejengkal tanah ibu pertiwi seperti contoh Timor Timur yang sekarang menjadi negara Timor Leste, tujuan mereka hanya satu yaitu menjaga dan mengamankan keutuhan wilayah NKRI.(B)
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment