Subscribe:

Translate

Tak Lengkap Rasanya Bila Kita Tidak Mengunjunggi Situs Berikut! HERE Clik Now
Or HERE Clik Now

30 October 2014

Menjadi 'World Class Navy', Masa Depan TNI AL

KRI pada HUT TNI 69
SURABAYA:(DM) - TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyatakan komitmennya untuk menjadi "world class navy". Langkah itu penting mengingat Indonesia merupakan negara maritim yang besar. Komitmen tersebut semakin kuat seiring niat Presiden RI Joko Widodo yang ingin menjadikan Indonesia sebagai poros maritim dunia.

"Kita banyak mengirim perwira kita ke dalam dan luar negeri untuk mengambil ilmu akademis yang mendukung kemampuan ketentaraan seperti ke AS dan Australia. Menteri Pendidikan juga memberikan dukungan 100 prajurit melanjutkan studi S2 dan S3 untuk TNI AL," kata Kadispenal Laksma TNI Manahan Simorangkir, Selasa, 28 Oktober 2014, dilansir Media Indonesia.
Menurut Kadispenal, sejumlah upaya terus dilakukan oleh TNI-AL untuk mencapai tujuan tersebut. Mulai dari pembenahan operasional, peningkatan kapasitas SDM, hingga pembenahan di sektor-sektor lainnya.

Pengakuan TNI AL sebagai "world class navy" juga muncul dari berbagai pihak, termasuk dari Angkatan Laut AS (US Navy). Apalagi, selama ini TNI AL selalu turut serta dalam berbagai kegiatan angkatan laut level internasional seperti di Lebanon, Australia, dan negara-negara lainnya.

C Sword 90, Korvet Siluman Baru dari Prancis


C Sword 90
PARIS:(DM) - Galangan kapal Prancis CMN (Constructions Mecaniques de Normandie) meluncurkan korvet siluman C Sword 90 dalam pameran angkatan laut Euronaval di Paris pekan ini. Korvet siluman ini adalah satu dari tiga kapal desain baru yang diluncurkan oleh CMN. Ketiganya ditujukan untuk memenuhi kebutuhan angkatan laut dunia untuk mendukung misi yang semakin kompleks baik di perairan pesisir maupun laut dalam.
Korvet C Sword 90 memiliki bentuk yang unik, formasi lambung yang inovatif dan desain suprastruktur permukaan miring, dan peralatan yang sangat terintegrasi. Korvet ini dikembangkan dengan bekerjasama dengan arsitektur angkatan laut Thierry Verhaaren, yang juga merancang kapal rudal Baynunah untuk Uni Emirat Arab. C Sword 90 didesain untuk beroperasi di laut dalam, littoral dan kawasan pesisir. Lambungnya terbuat dari baja dan suprastruktur terbuat dari baja dan aluminium.
Korvet multiperan ini diklaim memiliki daya serang tinggi dan paket sensor lengkap untuk misi intelijen, pengawasan dan pengintaian, dan misi ESM/Comint electronic surveillance dan peperangan elektronik. Sensor generasi barunya terdiri dari empat panel datar yang terpasang pada suprastruktur atas. C Sword 90 juga dikonfigurasi untuk mendukung pengoperasian beberapa sistem senjata dengan fungsi fire control. Bridge control dan sistem komunikasi yang terintegrasi membantu mengotomatisasi banyak prosedur sehingga mengurangi beban kerja awak.

Menhub Jonan Ingin Kunjungi Mercusuar di Pulau-pulau Terluar

//images.detik.com/content/2014/10/29/4/181955_jonan2.jpg
Jakarta:(DM)  -Menteri Perhubungan Ignasius Jonan punya keinginan mengunjungi fasilitas mercusuar di pulau-pulau jauh atau terluar milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kemenhub. Niat ini disampaikan Jonan usai menggelar inspeksi mendadak di kantornya

"Kita mau ke mercusuar di pulau-pulau yang jauh. Saya mau mengunjungi karena jarang ada Menhub yang ke sana," kata Jonan di kantornya, Jalan Merdeka Barat, Jakarta, Rabu (29/10/2014).

Jonan menyebut mercusuar di pulau-pulau terdepan memiliki fasilitas sangat minim. Alhasil ia ingin menengok anak buahnya yang bekerja jauh dengan keras.

"Seperti mercusuar di Pulau Rote yang kalau kehabisan air minum, nadahin (menadah) air hujan," jelasnya.

Rencana itu dilakukan pasca dirinya melakukan konsolidasi internal selama satu pekan pasca dilantik Senin kemarin. Ia akan mempelajari dan memetakan kondisi internal terlebih dahulu sebelum memaparkan rencana Kemenhub ke depan.
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...