Demikian ditegaskan oleh Asisten Operasi Kepala Staf Angkatan Laut (Asops Kasal) Laksamana Muda TNI Hari Bowo M.Sc dalam amanatnya yang dibacakan oleh Direktur Latihan (Dirlat) Kolonel Laut (E) Fedhy E Wiyana, saat membuka Latihan Teknis Interoperability Komunikasi Elektronika TNI Angkatan Laut tahun 2012, di atas Geladak KRI Surabaya-591, saat sandar di dermaga Koarmatim, Surabaya, Senin (12/3).
Lebih lanjut kata Asops Kasal, pada kenyataan dilapangan masih sering terjadi hambatan-hambatan di lapangan dalam dukungan komunikasi yang disebabkan munculnya berbagai vendor dan keragaman produk yang tidak terkendali, sehingga berdampak pada kompabilitas dan akses jaringan komunikasi serta keragaman speksifikasi teknis sebagai bentuk dan pemenuhan kebutuhan dan tuntutan operasional requirement yang bersifat kemitraan. Menurut Asops, hal ini tentunya menjadi tantangan dan tanggung jawab kita bersama untuk menuntaskan permasalahan tersebut guna memberikan dukungan Komlek yang lebih optimal.
Materi latihan yang berlangsung selama 5 hari ini antara lain prosedur komunikasi, pengetahuan teknis yang terdiri dari technical interoperability, semantic interoperability, human interoperability, intercommunity interoperability dan legal interoperability serta prosedur pengamanan komunikasi.
Kegiatan ini ditandai dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta bintara dan tamtama oleh Direktur Latihan. Dalam latihan ini bertujuan untuk mempertahankan dan meningkatkan kemampuan personel dan efektifitas system Komunkasi dan Elektronika TNI Angkatan Laut dalam melaksanakan tugas operasi matra laut maupun operasi gabungan. Hadir dalam acara ini antara lain Komandan Satpaskaarmatim, Komandan Satfibarmatim, Komandan Satkatarmatim, Komandan Satkorarmatim, Komandan Satrolarmatim serta Perwira, Bintara dan Tamtama dari unsur Satfibarmatim. (Dispenarmatim)



0 komentar:
Post a Comment