TRIBUNNEWS.COM - Sedikitnya dua orang milisi Palestina meregang nyawa, dan 25 lainnya terluka akibat serangan udara yang dilancarkan angkatan bersenjata Israel, pada Senin (12/3/2012), hari ini.
Kedua milisi itu, berdasarkan pengakuan kelompok milisi Palestina Jihad Islam, merupakan anggotanya.
Dengan demikian tercatat sudah sebanyak 20 warga Palestina meninggal dunia, setelah kontak senjata antara Pemerintah Israel, dan milisi Palestina, pecah sejak hari Jumat pekan lalu.
Seperti dikutip dari BBC, angkatan bersenjata Israel, menargetkan fasilitas penyimpanan senjata, dan tempat peluncuran roket di Gaza selatan maupun utara. Setidaknya tercatat enam serangan udara yang dilancarkan angkatan bersenjata Israel, di hari ini.Kedua milisi itu, berdasarkan pengakuan kelompok milisi Palestina Jihad Islam, merupakan anggotanya.
Dengan demikian tercatat sudah sebanyak 20 warga Palestina meninggal dunia, setelah kontak senjata antara Pemerintah Israel, dan milisi Palestina, pecah sejak hari Jumat pekan lalu.
Serangan tersebut, digelar, setelah sebanyak 140 roket ditembakan ke wilayah Israel, dari Gaza, Palestina.
Menurut seorang Juru Bicara Kepolisian Israel, Micky Rosenfeld, sejak Senin subuh, sudah sebanyak 11 roket ditembakan dari wilayah Gaza.
Akibatnya sejumlah fasilitas umum, ditutup termasuk diantara sekolah. Otoritas setempat, sudah menutup sekolah-sekolah yang berada di wilayah rentan serangan, selama dua hari berturut-turut. Sekolah-sekolah di Israel selatan masih ditutup selama dua hari berturut-turut.

0 komentar:
Post a Comment