Bagian Penerangan Pasmar-1 dalam siaran pers yang diterima di Surabaya, Jumat (16/3), melaporkan upacara pembaretan di Puslatpur Grati, Pasuruan itu dipimpin Komandan Pasmar-1 Brigjen TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara (15/3).
Dari 415 orang prajurit yang berhak memakai baret kebanggaan Korps Baret Ungu itu, tercatat 24 orang dari Kadet (Taruna) ke-58 Akademi Angkatan Laut Angkatan.
Selain itu, 389 orang dari siswa Pendidikan Pertama Tamtama TNI AL angkatan ke-31 dan dua orang Perwira Menengah, yakni Kolonel Laut (K) Ary Zakaria dan Letkol Mar Sonny Kunila.
Dalam amanatnya yang dibacakan oleh Danpasmar-1, Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) M. Alfan Baharudin mengatakan upacara pembaretan itu merupakan salah satu tradisi khas Korps Marinir yang mengandung makna penting dan bersejarah bagi setiap prajurit Korps Marinir.
Setelah memakai baret secara resmi, maka seorang prajurit secara sah menjadi keluarga besar Korps Marinir, sekaligus memiliki kewajiban mutlak berperilaku dan bertindak sesuai landasan moral prajurit Korps Marinir.
"Mulai saat ini, tumbuhkan dan pupuk kesadaran baru bahwa kalian sebagai prajurit Korps Marinir harus menjadi kebanggaan rakyat yang bisa diandalkan untuk menjaga kedaulatan dan keutuhan NKRI," katanya.
Dalam kesempatan itu, ia memberikan penekanan kepada prajurit yang baru saja diresmikan menjadi keluarga besar Korps Marinir, yaitu meningkatkan ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam melaksanakan pengabdian terbaik kepada bangsa dan negara.
Selain itu, pegang teguh jati diri prajurit Korps Marinir yang memiliki disiplin tinggi, pejuang tanpa pamrih dedikasi tinggi dengan kemampuan profesi yang sangat handal serta mempunyai rasa kebanggaan yang luar biasa terhadap korps.
Orang nomor satu di jajaran Korps Marinir itu juga mengharapkan agar selalu menumbuhkan kekompakan dan jiwa korsa yang baik, agar terpelihara persaudaraan sesama korps maupun hubungan antar-TNI/Polri serta hubungan dengan komponen masyarakat lainnya.
Harapan lainnya, tumbuhkembangkan kesadaran pribadi untuk menjaga diri agar tidak mudah terjerumus pada kegiatan dan tindakan negatif yang akan mencoreng nama baik Korps Marinir, dan tumbuhkembangkan kemampuan agar profesionalisme sebagai prajurit Korps Marinir tetap terjaga.
Sebelumnya (14/3), Kepala Staf Pasmar-1 Kolonel Marinir Dedi Suhendar mewakili Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Tommy Basari Natanegara menerima Tim Pengawasan Pemeriksaan (Wasrik) dari Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI di Ruang Rapat Mako Pasmar-1 Trian Moekijat, Gedangan, Sidoarjo. (ant/hrb)

0 komentar:
Post a Comment