Tiga Koptar Akademi TNI Penerima Beasiswa NDA Jepang
Tak semua orang bisa mengenyam pendidikan di Jepang.Kalau pun bisa bersekolah kesana, butuh kepintaran dan nilai yang tinggi, dan hanya orang-orang yang terpilih yang bisa ke negeri Sakura itu. Seperti yang terjadi pada Rabu, 28 Februari, di Magelang, calon perwira TNI pilihan menerima beasiswa dari Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI. Beasiswa diberikan untuk mengikuti pendidikan National Defense Academy (NDA) Jepang, bagi Kopral Taruna (Koptar) Akademi TNI, untuk Tahun Anggaran 2012-2017.Koptar Akademi TNI penerima beasiswa tersebut diserahterimakan dari Aspers Panglima TNI kepada Dirjen Kuathan Kemhan, bersamaan dengan upacara Kenaikan Pangkat Taruna Akademi TNI Tingkat I TP 2011/2012. Upacara itu dihadiri para pejabat setingkat Dirjen di Kementerian Pertahanan RI, seperti Dirjen Kuathan Kemhan Laksda TNI Bambang Suwarto, Dir SDM Ditjen Kuathan Kemhan Marsma TNI Aris Santoso Juliadi, Dirkersin Ditjen Strahan Brigjen TNi Wahyu Suhendar, dan Kapuskom Publik Kemhan Brigjen TNI Hartind Asrin, serta beberapa pejabat di jajaran Kemhan dan Mabes TNI.
Upacara pelepasan dan serah terima para Koptar Akademi TNI penerima beasiswa NDA Jepang ini diselenggarakan pada 29 Febuari 2012,di Lapangan Taruna Bhakti, Kesatrian Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah. Upacara pelepasan dan serah terima, langsung di pimpin Danjen Akademi TNI.
Kopral Taruna yang mendapat beasiswa Kemhan di NDA Jepang, pada tahun ini adalah, Singgih Arioseno dari Angkatan Darat, Aris Prasetya Utomo dari Angkatan Udara, dan Sirilus Danar Agmar dari Angkatan Laut. “Ketiga Koptar tersebut memiliki kesempatan studi di NDA Jepang selama lima tahun, satu tahun untuk bahasa dan empat tahun untuk akademi, setelah itu barulah mereka dilantik di Indonesia,” kata Kapuskom Publik Kemhan RI, Brigjen TNI Hartind Asrin.
Hingga saat ini kerja sama pengiriman taruna dan perwira TNI ke Jepang, telah meluluskan sekitar 19 orang untuk jenjang S-1 dan S-2. Selain itu sedikitnya 13 orang taruna dan perwira TNI saat ini masih menempuh pendidikan di akademi pertahanan nasional (National Defence Academy/NDA) Jepang.
Kesempatan mengenyam pendidikan bagi warga Indonesia di NDA, di kawasan Yokosuka, Provinsi Kanagawa, diberikan kepada lulusan SMA Taruna Nusantara, Magelanga, untuk mengenyam pendidikan S-1, selama lima tahun. Bagi perwira TNI untuk gelar S-2 ditempuh selama tiga tahun. Pada setiap masing-masing jenjang, selama satu tahun digunakan untuk mempelajari bahasa Jepang.
Pengiriman taruna dan perwira TNI ke NDA Jepang, merupakan bentuk kelonggaran hubungan pertahanan Jepang dengan berbagai negara di dunia. Hubungan kerjasama dengan Indonesia, telah dimulai sejak 1998.Diharapkan para calon perwira tersebut, dapat memberikan kontribusi lebih baik dalam mengatasi tantangan keamanan global. Selain itu, juga untuk mempelajari tren dan perkembangan keamanan regional dan internasional.
kompasiana.com

0 komentar:
Post a Comment