Ketidakmampuan mengumpulkan informasi terkait jadwal peluncuran rudal oleh Korea Utara di bulan April lalu termasuk faktor yang mendorong Departemen Pertahanan Jepang mengirim kapal perusaknya ke dekat perairan Korut.
Sumber-sumber terpercaya menyatakan berdasarkan program ini kapal perusak ini dilengkapi sistem anti rudal sehingga mampu memanfaatkan satelit Amerika Serikat serta meningkatkan kerjasamanya dengan kapal perang AS yang dilengkapi sistem yang sama.
Departemen Pertahanan Jepang optimis berbagai laporan mengenai penempatan unit pertahanan, perundingan antara anggota kabinet, kerjasama dengan pejabat lokal serta penempatan sistem anti rudal dapat diserahkan hingga permulaan Juni.
Seperti dilaporkan Kantor Berita Kyodo dari Tokyo, setelah Korea Utara melakukan langkah provokatif di bulan Maret, Departemen Pertahanan menempatkan tiga kapal perusaknya di Laut Cina Timur dan Jepang serta sejumlah unit pertahanan anti rudal di sejumlah titik di kota Tokyo serta kepulauan barat daya negara ini.
(IRIB Indonesia/MF)
0 komentar:
Post a Comment