TEL aVIV-(IDB) : Pesawat tanpa awak rezim Zionis Israel untuk kedua kalinya harus
mendarat darurat karena gangguan teknis padahal pesawat pengintai
tersebut telah menjalani perbaikan dan optimasi.
Sebuah pesawat mata-mata Israel pada Rabu (17/10) terpaksa mendarat
darurat di Tepi Barat saat kembali dari misinya. Demikian dilaporkan
Fars News mengutip DPA.
Koran ZionisYediot Aharonot
dalam situsnya menulis, pesawat tanpa awak dari jenis Sky Ryder ini
terpaksa mendarat darurat di dekat Tepi Barat karena masalah teknis.
Militer Israel langsung menuju lokasi pendaratan dan mulai
menginvestigasi insiden tersebut.
Pesawat pengintai itu mengalami kerusakan kecil akibat tabrakan saat emergency landing dan militer rezim Zionis tengah meneliti penyebab kerusakan teknis untuk mencegah masalah ituterulang kembali.
Sky Ryder merupakan pesawat tanpa awak terkecil Israel yang digunakan
untuk operasi pengintaian. Namun tampaknya pesawat ini tidak bekerja
dengan baik. Beberapa bulan lalu dilakukan perbaikan dan optimasi akibat
jatuhnya sebuah pesawat dari jenis ini, namun tak lama kemudian hal itu
terjadi lagi.
Kesalahan teknis pesawat-pesawat
tersebut menunjukkan ketidakefisienan produk ini padahal Israel
mengklaim Sky Ryder adalah salah satu pesawat pengintai tercanggih dalam
jajaran militernya.
Sumber : Irib
0 komentar:
Post a Comment