AFGANISTAN:(DM) - | MILITER Amerika Serikat dilaporkan
mempercepat proses mempersenjatai kembali Angkatan Udara Afghanistan.
Dalam kontrak baru, perusahaan Sierra Nevada Corp milik AS dan
partnernya dari Brazil, berhasil mendapat kepercayaan dalam pengadaan
armada pesawat serbu kecil.Setelah melalui beberapa kali mengalami penundaan dan hambatan, Militer AS memilih Sierra Nevada dan unit defense-and-security Embraer SA untuk memasok Afghanistan dengan 20 unit pesawat baling-baling A-29 Super Tucano, sebagaimana dilansir The Wall Street Journal, Kamis (28/2).
Walaupun begitu, keputusan ini dinilai merugikan perusahaan AS yang lain yang mempunyai lini usaha yang sama dengan Embraer, Beechcraft, sebuah perusahaan berbasis di Kansas dan yang baru saja terlepas dari kebangkrutan dengan memproduksi pesawat baling-baling.
"Kami akan bertemu dengan (Militer As) untuk bertanya dengan segala penuh penghargaan, dan menentukan langkah selanjutnya, tindakan kami setelah itu," kata Nicole Alexander, juru bicara perusahaan Beechcraft dalam sebuah statement melalui surat elektronik sebagaimana dilansir Reuters.
Afghanistan membangun kembali angkatan bersenjatanya untuk meningkatkan keamanan. Pada era 1980-an, negara ini mempunyai angatan udara terkuat di sekitarnya dengan 240 pesawat tempur, 150 helikopter dan sekitar 40 pesawat angkut Antonov.
Jurnas
0 komentar:
Post a Comment