Militer China (Foto: Xinhua)
BEIJING:(DM) - China membela diri terkait
meningkatnya anggaran militer. Selama ini, kekuatan militer China yang
terus menguat menjadi ancaman bagi saingan Negeri Tirai Bambu, termasuk
Amerika Serikat (AS).Namun China masih tetap tertutup mengenai anggaran militer yang telah dikeluarkan. Tidak ada jumlah pasti yang diumumkan oleh Pemerintah China. Juru bicara Pemerintah China Fu Ying mengatakan, jumlahnya akan diumumkan pada anggaran pemerintahan keseluruhan pada Selasa 5 Maret besok.
Pemimpin Partai Komunis China Xi Jinping akan memegang peranan penting dalam pertemuan tahunan parlemen. Pada pertemuan ini, Xi Jinping akan mengambil alih kekuasaan Presiden China dari tangan Hu Jintao.
Selain memimpin China, Jinping juga akan memegang jabatan sebagai Ketua Komisi Militer Pusat sebagai bagian dari transisi kekuasaan yang berlangsung setiap 10 tahun sekali. Pertemuan itu juga akan memberikan penegasan atas penunjukkan posisi penting, seperti Menteri Pertahanan China.
Pengeluaran China dalam bidang pertahanan meningkat tiap tahunnya dalam waktu dua dekade terakhir. Tahun lalu, anggaran pertahanan China meningkat hingga 11,2 persen dan hanya AS yang selama ini mengeluarkan anggaran lebih dalam bidang pertahanan.
"Sebagai sebuah negara besar, ketidakmampuan China untuk menjaga keamanan tentunya akan menjadi berita buruk. Kami hanya memperkuat pertahanan demi kepentingan diri sendiri dan bukan untuk mengancam negara lain," ujar Fu, seperti dikutip Reuters, Senin (4/3/2013).
Pertemuan legislatif tahun ini diwarnai dengan konflik antara China dengan Jepang mengenai Pulau Senkaku. Kapal laut dan pesawat jet tempur dari kedua negara, kerap bersinggungan di wilayah yang disengketakan.
okezone

0 komentar:
Post a Comment