Subscribe:

08 March 2013

Diserang Oposisi Suriah, Pasukan PBB Terancam Pergi

Kondisi Suriah terus dipenuhi peperangan (Foto: AFP)
Kondisi Suriah terus dipenuhi peperangan (Foto: AFP)
TEL AVIV:(DM)  Israel khawatir pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menarik diri dari wilayah Dataran Tinggi Golan. Kekhawatiran Israel itu disebabkan aksi penyanderaan yang dilakukan oposisi Suriah terhadap 20 tentara perdamaian PBB yang berasal dari Filipina.

“Aksi penyanderaan tersebut dapat membuat negara-negara anggota PBB yang berpartisipasi menjaga Dataran Tinggi Golan menarik tentaranya,” ujar seorang petugas Israel yang tidak disebut namanya, seperti dikutip AFP, Kamis (3/7/2013).

“Penarikan tentara PBB akan membuat wilayah Dataran Tinggi Golan kembali memanas, kondisi itu berbahaya bagi keamanan Israel,” lanjut petugas itu.

Sampai saat ini Israel dan Suriah memang sebenarnya masih dalam status berperang. Perang diantara kedua negara hanya dihentikan oleh sebuah kesepkatan gencatan senjata.

Misi perdamaian PBB yang dikenal juga dengan nama UNDOF pun diturunkan di sana untuk menjadi penengah dan mengawasi jalannya gencatan senjata. UNDOF ditempatkan di wilayah Golan yang merupakan bagian dari Suriah namun kini diduduki oleh Israel.

Selama konflik Suriah berlangsung, satu per satu negara yang berpartisipasi dalam misi perdamaian PBB di Suriah mulai menarik tentaranya pulang. Mereka beralasan kondisi Dataran Tinggi Golan kini semakin memanas dan terlalu berbahaya bagi tentara mereka.

Februari lalu Kroasia memutuskan untuk menarik mundur 100 tentaranya yang berada di Golan. Sebelumnya Jepang dan Kanada juga telah melakukan hal yang serupa.

okezone
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...