Kondisi Suriah terus dipenuhi peperangan (Foto: AFP)
BAGHDAD:(DM) – Irak dituduh melakukan intervensi
militer ke wilayah Suriah. Tuduhan itu terkait pertempuran yang terjadi
di wilayah perbatasan Suriah-Irak pada Sabtu 2 Maret lalu.“Setelah sebelumnya memberikan bantuan politik dan intelijen kepada rezim Assad, kini pemerintah Irak pun melancarkan intervensi militer di wilayah Suriah untuk membantu rezim Assad melawan kelompok oposisi,” sebut pernyataan yang dikeluarkan Dewan Nasional Suriah.
Tentara Irak disebut melewati perbatasan dan kemudian membantu rezim Assad melawan pihak oposisi di Kota Yaruubiyeh, Suriah. Pihak Baghdad sendiri membantah tuduhan yang dikeluarkan oleh koalisi oposisi Suriah itu.
“Ada satu tentara kami yang tewas dan beberapa lainnya yang luka-luka akibat konflik yang terjadi wilayah perbatasan Suriah-Irak Sabtu 2 Maret lalu," ujar juru bicara Kementerian Pertahanan Irak Mohammed al-Askari, seperti dikutip AFP, Senin (4/3/2013).
“Namun tentara kami tidak pernah melewati perbatasan, mereka terluka akibat terkena serangan dari wilayah Suriah ketika sedang menjaga perbatasan,” tegasnya.
Rezim Assad selama ini mendapatkan dukungan penuh dari kekuatan Syiah yang ada di kawasan Timur Tengah, seperti Iran, Irak dan kelompok Hizbullah di Lebanon. Rezim Assad berasal dari kelompok Alawiyah yang merupakan pecahan dari Syiah, sedangkan kelompok oposisi berasal dari kelompok Sunni.
Sebelumnya oposisi Suriah juga sempat menuduh Hizbullah ikut menyerang pihak oposisi di wilayah perbatasan Suriah-Lebanon. Namun sama seperti Irak, Hizbullah pun membantah telah melakukan intervensi militer di wilayah Suriah.
okezone

0 komentar:
Post a Comment