Foto : Jendral Sri Zulkifeli Mohd Zin (mynewshub)
LAHAD DATU:(DM) - Panglima Angkatan Darat Malaysia Jendral
Sri Zulkifeli Mohd Zin mengatakan, para loyalis Sultan Sulu yang
menyusup ke wilayah Sabah tidak kuat dan masih bisa diatasi oleh aparat
keamanan Malaysia. Zulkifeli pun berniat mengirim dua batalion
pasukannya ke dua wilayah di Sabah.
Seperti diketahui, peperangan
terus terjadi di Sabah, khususnya di wilayah Kunak dan Samporna.
Zulkifeli akhirnya mengirim dua batalion militer Malaysia ke wilayah itu
dengan alasan, untuk "membangun kepercayaan publik."
Menurut
Zulkifeli, loyalis Sultan Sulu itu menaiki sebuah kapal kecil dari Pulau
Sibutu, namun aparat keamanan gagal dalam mendeteksi gerak-gerik para
warga Filipina itu. Zulkifeli pun menyebut loyalis Sultan Sulu kriminal.
"Saya
yakin, mereka datang ke sini dengan menggunakan pakaian warga sipil,
setelah berada di Sabah mereka berkumpul, dan mengenakan pakaian
militernya," ujar Zulkifeli, seperti dikutip GMA, Senin (4/3/2013).
"Meski mereka adalah Tausug (militer Sulu), mereka adalah warga sipil yang terikat dengan hukum," tegasnya.
Zulkifeli
juga menambahkan, para loyalis Sultan Sulu di Sabah tidak cukup kuat
untuk melawan aparat keamanan Malaysia. Selain itu, Angkatan Darah
Malaysia sama sekali tidak cemas dalam menghadapi loyalis Sultan Sulu
dalam perang gerilya karena militer Malaysia jauh lebih terlatih.
Saat
ini, aparat keamanan memblokir wilayah udara dan juga laut dan mengepung Sabah. Operasi di Sabah juga menjadi operasi gabungan antara
angkatan bersenjata dan juga polisi.
"Bila kalian mengetahui,
perairan Sabah cukup luas, jadi kami harus mengawasi mereka (loyalis Sultan Sulu) dan menjaga perbatasan dengan teknis yang kami bisa," papar
Zulkifeli.
0 komentar:
Post a Comment