JKGR:(DM) - Korban tembak Lapas Sleman
Meneruskan kabar. Pada hari Sabtu tanggal 23 Maret 2013 jam 00.15
-01.00 wib bertempat di LP II ß Bedingin Sumberadi Mlati Sleman telah
terjadi penembakan yg dilakukan oleh gerombolan bersenjata lengkap,
AK-47, senpi jenis FN, pelindung tubuh yg berjumlah laki 15 org.
Korban MD (meninggal dunia) akibat penembakan tersebut an. Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi, Johan yg merupakan pelaku dari penusukan anggota TNI AD (Kopassus) Kandang menjangan Kartasura,Tkp cafe Hugos Jl. Solo Maguwoharjo Sleman.
Saksi dalam kejadian tsb an.
1). Margo Utomo, 40th, Rumah dinas Lp Cebongan, KKPLP (komandan jaga piket),
2). Tri Widodo, 35th, Sipir,da.Ganjuran Bantul.
Kronologis kejadian semula pintu gerbang LP Cebongan Sleman diketok oleh seseorang yg mengaku anggta Polda DIY yg akan bon tahanan atas nama tersebut diatas, namun sipir LP tidak segera membukakan pintu dan akan mengajukan ijin dulu ke Pimpinan Lapas terlebih dahulu. Selanjutnya orang-orang tersebut mengancam akan meledakkan pintu dengan granat, shg pintu dibuka dan minta ditunjukan sel tempat ke 4 org tersebut ditahan. Anggota sipir sempat menolak namun oleh gerombolan tersebut sipir tahanan dianiaya dengan dipopor, sehingga dgn dipandu oleh anggota sipir, gerombolan tersebut ditunjukan sel 5A blok anggrek tempat keempat orang tsbt ditahan.
Keempat tahanan yg sebelumnya mampu menaklukkan angt Kopassus itu kemudian dieksekusi oleh gerombolan tsb dengan cara ditembak dr jarak dekat sampai MD, mirip peristiwa G30S/PKI.
Adapun sipir yg terluka dalam kejadian tersebut an.
1). Widiatmoko, 35th, sipir luka mulut gigi depan tanggal,
2).Nugroho putro, 30th, sipir, wajah bengkak kena popor senjata dan saat ini kedua korban trsbt di rawat di RSUD Muranga.
Malam Selasa 18 Mar 2013 sekitar pkl 02.45 wib yg lalu di Hugo’s cafe
Jogjakarta telah terjadi keributan antara oknum kopasus dgn beberapa
orang.
Keributan terjadi antara Sertu Santoso ttl Palembang 12-1-82, dgn kelompok Diky Sahetapi (kira2 10 orng) yg mengakibatkan Sertu Santosa tewas.
Esoknya Polisi tangkap Diky. S dan ditetapkan sebagai tsk beserta 9 temannya (6 buron). (Dari sini unsur akan adanya balas dendam sudah tercium).
Kapolda langsung berkoordinasi dgn Pimpinan TNI, penjagaan di Mapolda DIY sangat ketat. Hal tsb untuk menanggulangi kejadian Sumsel di Jogja.
4 tsk tersebut terdiri dari Diky Sahetapi (pelaku penusukan), Dedi, Adi, dan Johan (pecatan polisi karena kasus shabu).
Dan ternyata apa yang dikhawatirkan itu benar terjadi semalam, padahal sebenarnya bisa ditanggulangi (saya tak mau banyak menduga alasannya).
Berdasar info dari teliksandi, pada malam rabu ada 4 truk militer dgn puluhan penumpang pakaian preman masuk jogja.
Malam kamis dan jumat kembali lagi dgn puluhan motor, bahkan ditemani dgn ormas islam (dari info mereka menyisir teman2 tsk atau yg sedaerah).
Dan puncaknya malam tadi, sekitar 15-17 orang dgn mobil, dgn rompi anti peluru dan dazo (penutup wajah) menyerbu Lapas Sleman di Cebongan.
Kejadian awal pukul 01.00 seseorang mengetok pintu LP mengaku dr Polda DIY ijin bon tahanan, an tsb diatas, tp sipir tak segera buka pintu.
Sipir beralasan akan minta ijin atasan, tapi pengetuk mengancam akan meledakkan pintu dgn granat. terpaksa pintu dibuka oleh sipir.
Rombongan langsung masuk minta ditunjukan sel tahanan 4 tsk, yang lain berjaga di jalan depan LP dan mencegat pengguna jalan yg akan lewat.
JKGR
Korban MD (meninggal dunia) akibat penembakan tersebut an. Dicky Sahetapy, Dedi, Aldi, Johan yg merupakan pelaku dari penusukan anggota TNI AD (Kopassus) Kandang menjangan Kartasura,Tkp cafe Hugos Jl. Solo Maguwoharjo Sleman.
Saksi dalam kejadian tsb an.
1). Margo Utomo, 40th, Rumah dinas Lp Cebongan, KKPLP (komandan jaga piket),
2). Tri Widodo, 35th, Sipir,da.Ganjuran Bantul.
Kronologis kejadian semula pintu gerbang LP Cebongan Sleman diketok oleh seseorang yg mengaku anggta Polda DIY yg akan bon tahanan atas nama tersebut diatas, namun sipir LP tidak segera membukakan pintu dan akan mengajukan ijin dulu ke Pimpinan Lapas terlebih dahulu. Selanjutnya orang-orang tersebut mengancam akan meledakkan pintu dengan granat, shg pintu dibuka dan minta ditunjukan sel tempat ke 4 org tersebut ditahan. Anggota sipir sempat menolak namun oleh gerombolan tersebut sipir tahanan dianiaya dengan dipopor, sehingga dgn dipandu oleh anggota sipir, gerombolan tersebut ditunjukan sel 5A blok anggrek tempat keempat orang tsbt ditahan.
Keempat tahanan yg sebelumnya mampu menaklukkan angt Kopassus itu kemudian dieksekusi oleh gerombolan tsb dengan cara ditembak dr jarak dekat sampai MD, mirip peristiwa G30S/PKI.
Adapun sipir yg terluka dalam kejadian tersebut an.
1). Widiatmoko, 35th, sipir luka mulut gigi depan tanggal,
2).Nugroho putro, 30th, sipir, wajah bengkak kena popor senjata dan saat ini kedua korban trsbt di rawat di RSUD Muranga.
Korban Tembak di Lapas Sleman
Malam Selasa 18 Mar 2013 sekitar pkl 02.45 wib yg lalu di Hugo’s cafe
Jogjakarta telah terjadi keributan antara oknum kopasus dgn beberapa
orang.Keributan terjadi antara Sertu Santoso ttl Palembang 12-1-82, dgn kelompok Diky Sahetapi (kira2 10 orng) yg mengakibatkan Sertu Santosa tewas.
Esoknya Polisi tangkap Diky. S dan ditetapkan sebagai tsk beserta 9 temannya (6 buron). (Dari sini unsur akan adanya balas dendam sudah tercium).
Kapolda langsung berkoordinasi dgn Pimpinan TNI, penjagaan di Mapolda DIY sangat ketat. Hal tsb untuk menanggulangi kejadian Sumsel di Jogja.
4 tsk tersebut terdiri dari Diky Sahetapi (pelaku penusukan), Dedi, Adi, dan Johan (pecatan polisi karena kasus shabu).
Dan ternyata apa yang dikhawatirkan itu benar terjadi semalam, padahal sebenarnya bisa ditanggulangi (saya tak mau banyak menduga alasannya).
Berdasar info dari teliksandi, pada malam rabu ada 4 truk militer dgn puluhan penumpang pakaian preman masuk jogja.
Malam kamis dan jumat kembali lagi dgn puluhan motor, bahkan ditemani dgn ormas islam (dari info mereka menyisir teman2 tsk atau yg sedaerah).
Dan puncaknya malam tadi, sekitar 15-17 orang dgn mobil, dgn rompi anti peluru dan dazo (penutup wajah) menyerbu Lapas Sleman di Cebongan.
Kejadian awal pukul 01.00 seseorang mengetok pintu LP mengaku dr Polda DIY ijin bon tahanan, an tsb diatas, tp sipir tak segera buka pintu.
Sipir beralasan akan minta ijin atasan, tapi pengetuk mengancam akan meledakkan pintu dgn granat. terpaksa pintu dibuka oleh sipir.
Rombongan langsung masuk minta ditunjukan sel tahanan 4 tsk, yang lain berjaga di jalan depan LP dan mencegat pengguna jalan yg akan lewat.
JKGR
0 komentar:
Post a Comment