SEOUL:(DM) - Korea Selatan (Korsel) mengerahkan dua kapal
perangnya yang dilengkapi sistem pertahanan misil untuk melacak
pergerakan misil Korea Utara (Korut). Seperti diketahui, Korut kemarin
telah memindahkan misilnya ke pantai timur dan mengarahkannya ke Korsel dan Jepang.
Militer Korsel melaporkan, kedua kapal perang itu masing-masing dikerahkan ke pantai barat dan pantai timur. Korut dikabarkan menyembunyikan misil-misilnya hingga membuat Korsel kebingungan. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Jumat (5/4/2013).
Kementerian Pertahanan Korsel masih belum mengkonfirmasi keberadaan misil musuhnya. Namun salah seorang pejabat militer Korsel yakin, Misil Musudan milik Korut ditempatkan di sebuah kereta dan peluncur yang bisa digerakkan.
Belakangan ini, Korut pun melontarkan ancaman serangan misil ke wilayah Amerika Serikat (AS). Yang pertama adalah ke Pulau Guam yang berada di perairan Pasifik. Oleh karena itulah, AS berniat mengerahkan perisai anti-misil untuk mempertahankan Guam dari serangan Korut.
"Tindakan yang kami lakukan ditujukan untuk memastikan keselamatan warga Amerika dan mitra kami dalam mempertahankan diri," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland.
Korsel belakangan ini makin khawatir akan keselamatan warga-warganya yang berada di Kawasan Industri Kaesong, Korut. Menteri Pertahanan Korsel Kim Kwan Jim setuju untuk menarik seluruh pekerja Korsel yang berada di wilayah itu karena mereka bisa saja dijadikan sandera bila perang Korsel dan Korut pecah.
okezone
Militer Korsel melaporkan, kedua kapal perang itu masing-masing dikerahkan ke pantai barat dan pantai timur. Korut dikabarkan menyembunyikan misil-misilnya hingga membuat Korsel kebingungan. Demikian, seperti diberitakan Reuters, Jumat (5/4/2013).
Kementerian Pertahanan Korsel masih belum mengkonfirmasi keberadaan misil musuhnya. Namun salah seorang pejabat militer Korsel yakin, Misil Musudan milik Korut ditempatkan di sebuah kereta dan peluncur yang bisa digerakkan.
Belakangan ini, Korut pun melontarkan ancaman serangan misil ke wilayah Amerika Serikat (AS). Yang pertama adalah ke Pulau Guam yang berada di perairan Pasifik. Oleh karena itulah, AS berniat mengerahkan perisai anti-misil untuk mempertahankan Guam dari serangan Korut.
"Tindakan yang kami lakukan ditujukan untuk memastikan keselamatan warga Amerika dan mitra kami dalam mempertahankan diri," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri AS Victoria Nuland.
Korsel belakangan ini makin khawatir akan keselamatan warga-warganya yang berada di Kawasan Industri Kaesong, Korut. Menteri Pertahanan Korsel Kim Kwan Jim setuju untuk menarik seluruh pekerja Korsel yang berada di wilayah itu karena mereka bisa saja dijadikan sandera bila perang Korsel dan Korut pecah.
okezone

0 komentar:
Post a Comment