Foto : Warga Korsel berekreasi (Chosun)
SEOUL:(DM) - Warga Korea Selatan (Korsel) tetap menjalani aktivitasnya sehari-hari dengan santai meski negaranya terus mendapat ancaman serangan dari Korea Utara (Korut). Mereka seolah cukup yakin, ancaman itu tidak lain hanyalah gertak sambal dari rezim Kim Jong-Un.
Sekira 30 ribu warga Korsel pada Minggu kemarin mengunjungi Taman Sungai Han di Yeouido. Mereka berpiknik dari pagi hingga malam. Mereka pun terlihat tenang dan tidak panik layaknya.
"Meski ada penurunan temperatur setelah hujan deras, warga tetap berpiknik di sini hingga larut malam," ujar seorang petugas di Taman Sungai Han, seperti dikutip Chosun Ilbo, Senin (8/4/2013).
Seorang ibu berusia 42 tahun terlihat mengunjungi taman bermain itu dengan dua anaknya pada Minggu sore. Perempuan itu berkomentar tentang ancaman negeri komunis yang sering muncul.
"Ancaman Korut bukanlah suatu hal yang baru. Saya rasa, tidak perlu gugup untuk menghadapi seluruh peristiwa yang akan muncul secara tiba-tiba," ujar perempuan itu.
Pada umumnya, kepanikan warga atas ancaman serangan Korut pernah terjadi. Warga berduyun-duyun pergi menuju supermarket untuk membeli mie instan dan air mineral.
Namun belakangan ini, supermarket besar seperti E-Mart dan Lotte Mart tidak menyaksikan adanya rombongan warga yang kepanikan itu. Mereka juga tidak berniat meningkatkan pasokan barang-barang yang mereka jual.
Kondisi perdagangan lahan real estate di Negeri Ginseng itu juga tetap stabil. Para pengusaha tetap bekerja keras untuk mencari pembeli, ketimbang harus disibukkan dengan memantau berita mengenai ancaman serangan misil Korut.
Reaksi warga di jejaring sosial juga tidak begitu ramai. Namun beberapa orang warga juga mulai khawatir dengan ucapan para pengamat militer Korsel yang meminta warga waspada akan adanya serangan mendadak dari Korut. Mereka mulai berpikir mengenai keselamatan-keselamatan anak-anaknya yang ada di sekolah atau di tempat lain.
okezone
SEOUL:(DM) - Warga Korea Selatan (Korsel) tetap menjalani aktivitasnya sehari-hari dengan santai meski negaranya terus mendapat ancaman serangan dari Korea Utara (Korut). Mereka seolah cukup yakin, ancaman itu tidak lain hanyalah gertak sambal dari rezim Kim Jong-Un.
Sekira 30 ribu warga Korsel pada Minggu kemarin mengunjungi Taman Sungai Han di Yeouido. Mereka berpiknik dari pagi hingga malam. Mereka pun terlihat tenang dan tidak panik layaknya.
"Meski ada penurunan temperatur setelah hujan deras, warga tetap berpiknik di sini hingga larut malam," ujar seorang petugas di Taman Sungai Han, seperti dikutip Chosun Ilbo, Senin (8/4/2013).
Seorang ibu berusia 42 tahun terlihat mengunjungi taman bermain itu dengan dua anaknya pada Minggu sore. Perempuan itu berkomentar tentang ancaman negeri komunis yang sering muncul.
"Ancaman Korut bukanlah suatu hal yang baru. Saya rasa, tidak perlu gugup untuk menghadapi seluruh peristiwa yang akan muncul secara tiba-tiba," ujar perempuan itu.
Pada umumnya, kepanikan warga atas ancaman serangan Korut pernah terjadi. Warga berduyun-duyun pergi menuju supermarket untuk membeli mie instan dan air mineral.
Namun belakangan ini, supermarket besar seperti E-Mart dan Lotte Mart tidak menyaksikan adanya rombongan warga yang kepanikan itu. Mereka juga tidak berniat meningkatkan pasokan barang-barang yang mereka jual.
Kondisi perdagangan lahan real estate di Negeri Ginseng itu juga tetap stabil. Para pengusaha tetap bekerja keras untuk mencari pembeli, ketimbang harus disibukkan dengan memantau berita mengenai ancaman serangan misil Korut.
Reaksi warga di jejaring sosial juga tidak begitu ramai. Namun beberapa orang warga juga mulai khawatir dengan ucapan para pengamat militer Korsel yang meminta warga waspada akan adanya serangan mendadak dari Korut. Mereka mulai berpikir mengenai keselamatan-keselamatan anak-anaknya yang ada di sekolah atau di tempat lain.
okezone

0 komentar:
Post a Comment