Menteri Pertahanan Australia Stephen Smith (Foto: SBS)
CANBERRA - Menteri Pertahanan Australia
Stephen Smith mengatakan, pihaknya menyambut baik rencana kehadiran
Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat (AS) di kawasan Asia Pasifik. Smith
menegaskan pula bahwa hal tersebut tidak akan mempengaruhi hubungan
Australia dengan China.
Pernyataan Smith itu menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta yang mengatakan AS akan menggeser sebagian besar ALnya ke wilayah Asia Pasifik pada 2020 mendatang sebagai bagian dari fokus kebijakan strategisnya di Asia.
"Kehadiran armada AL AS di kawasan Asia Pasifik akan menjadi kekuatan bagi perdamaian, stabilitas serta kemakmuran sejak akhir Perang Dunia ke II. Kami menyambut baik pula fakta yang menunjukkan bahwa tidak hanya AS yang terlibat dalam hal tersebut," ujar Menhan Australia Stephen Smith yang diberitakan AFP Minggu, (3/6/2012).
Kendati demikian, ditegaskan Smith, bagian terpenting dari kehadiran armada AS di kawasan Asia Pasifik adalah demi alasan perdamaian.
"Alasan terpenting dari semua ini adalah sebagai upaya untuk mewujudkan stabilitas perdamaian dan kemakmuran," tegas Smith.
Dalam kesempatan yang sama Smith juga menegaskan meski mendukung kehadiran pasukan AS di kawasan Asia Pasifik namun, hubungan baiknya dengan China tidak akan terganggu. Atas dasar itulah Smith mengatakan, dalam kunjungannya ke Beijing pekan ini ia akan berusaha meningkatkan hubungan kedua negara.
"Saya akan menegaskan kepada Beijing bahwa kedua negara (Australia dan China) telah memulai hubungan sejak awal 1972. Ini menandakan kami telah memiliki hubungan yang terus berkembang dengan China selama 40 tahun," tutur Smith.
Smith juga mengatakan, pihaknya ingin memiliki hubungan yang kuat dan komprehensif dengan China sebagai mitra utama perdagangan. Tidak hanya itu, Australia pun mengutarakan niatnya untuk menjalin kerjasama pertahanan dengan Negeri Tirai Bambu itu.
Sementara itu, disisi lain Smith pun menepis keraguan sejumlah kalangan terkait dengan persekutuan Australia dengan AS.
"Tidak akan ada yang berubah dalam hubungan aliansi kami dengan AS yang telah terjalin selama 60 tahun terakhir. Jadi ini adalah solusi yang memenangkan kedua belah pihak. Inilah yang kita inginkan untuk membangun hubungan yang positif, konstruktif dan komprehensif dengan China dan pada saat yang bersamaan kita akan terus beraliansi dengan sekutu kita AS," tegas Smith.
Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengatakan, bahwa AS akan mengoperasikan lebih banyak kapal di kawasan Pasifik serta memperluas kemitraan militer. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan peran AS di wilayah yang dianggap vital bagi masa depan AS yakni Asia Pasifik seiring pula dengan meningkatnya pengaruh China di kawasan tersebut.(rhs)
Pernyataan Smith itu menanggapi pernyataan Menteri Pertahanan AS, Leon Panetta yang mengatakan AS akan menggeser sebagian besar ALnya ke wilayah Asia Pasifik pada 2020 mendatang sebagai bagian dari fokus kebijakan strategisnya di Asia.
"Kehadiran armada AL AS di kawasan Asia Pasifik akan menjadi kekuatan bagi perdamaian, stabilitas serta kemakmuran sejak akhir Perang Dunia ke II. Kami menyambut baik pula fakta yang menunjukkan bahwa tidak hanya AS yang terlibat dalam hal tersebut," ujar Menhan Australia Stephen Smith yang diberitakan AFP Minggu, (3/6/2012).
Kendati demikian, ditegaskan Smith, bagian terpenting dari kehadiran armada AS di kawasan Asia Pasifik adalah demi alasan perdamaian.
"Alasan terpenting dari semua ini adalah sebagai upaya untuk mewujudkan stabilitas perdamaian dan kemakmuran," tegas Smith.
Dalam kesempatan yang sama Smith juga menegaskan meski mendukung kehadiran pasukan AS di kawasan Asia Pasifik namun, hubungan baiknya dengan China tidak akan terganggu. Atas dasar itulah Smith mengatakan, dalam kunjungannya ke Beijing pekan ini ia akan berusaha meningkatkan hubungan kedua negara.
"Saya akan menegaskan kepada Beijing bahwa kedua negara (Australia dan China) telah memulai hubungan sejak awal 1972. Ini menandakan kami telah memiliki hubungan yang terus berkembang dengan China selama 40 tahun," tutur Smith.
Smith juga mengatakan, pihaknya ingin memiliki hubungan yang kuat dan komprehensif dengan China sebagai mitra utama perdagangan. Tidak hanya itu, Australia pun mengutarakan niatnya untuk menjalin kerjasama pertahanan dengan Negeri Tirai Bambu itu.
Sementara itu, disisi lain Smith pun menepis keraguan sejumlah kalangan terkait dengan persekutuan Australia dengan AS.
"Tidak akan ada yang berubah dalam hubungan aliansi kami dengan AS yang telah terjalin selama 60 tahun terakhir. Jadi ini adalah solusi yang memenangkan kedua belah pihak. Inilah yang kita inginkan untuk membangun hubungan yang positif, konstruktif dan komprehensif dengan China dan pada saat yang bersamaan kita akan terus beraliansi dengan sekutu kita AS," tegas Smith.
Sebelumnya Menteri Pertahanan AS Leon Panetta mengatakan, bahwa AS akan mengoperasikan lebih banyak kapal di kawasan Pasifik serta memperluas kemitraan militer. Ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan peran AS di wilayah yang dianggap vital bagi masa depan AS yakni Asia Pasifik seiring pula dengan meningkatnya pengaruh China di kawasan tersebut.(rhs)
Okezone

0 komentar:
Post a Comment