Kepulauan sengketa di Laut China Selatan
Pemerintah China mulai tahun depan akan menurunkan polisi ke perairan Laut China
Selatan yang dipersengketakan beberapa negara. Para polisi bertugas
untuk mengamankan perairan itu dari kapal-kapal asing yang masuk wilayah
yang mereka klaim.
Diberitakan Reuters, Kamis 29
November 2012, kepolisian dari provinsi Hainan itu memiliki wewenang
untuk menaiki dan menggeledah kapal yang masuk ke wilayah mereka secara
ilegal. Jika dirasa membahayakan, mereka akan menyita perahu yang
dianggap mencurigakan itu.
Rencananya, pengerahan
polisi ini akan mulai dilakukan pada 1 Januari 2013. "Aktivitas seperti
masuk wilayah perairan provinsi ini tanpa izin, merusak fasilitas
pertahanan pantan dan melakukan secara terang-terangan perbuatan yang
mengancam keamanan nasional adalah ilegal," tulis pemerintah China
melalui harian People's Daily.
"Jika kapal asing atau kru kapalnya melanggar peraturan, polisi Hainan berhak mengambil alih kapal atau sistem komunikasi mereka, menurut peraturan yang telah direvisi," lanjut tulisan itu lagi.
Perairan pantai Laut Selatan itu juga diklaim oleh Vietnam dan Filipina. Sementara Brunei, Taiwan dan Malaysia hanya mengklaim sebagian. China sering menangkap nelayan Vietnam yang dianggap menangkap ikan secara ilegal di wilayah mereka.
People's Daily mengatakan pemerintah China juga akan mengirimkan kapal pengintai maritim mereka untuk bergabung dengan patroli di Hainan.
Wilayah Laut China Selatan ini disebut-sebut sebagai perairan paling dipersengketakan di seluruh dunia. Sebelumnya, China menuai amarah dari Vietnam dan Filipina lantaran gambar pulau dalam paspornya menyertakan pulau sengketa itu.
"Jika kapal asing atau kru kapalnya melanggar peraturan, polisi Hainan berhak mengambil alih kapal atau sistem komunikasi mereka, menurut peraturan yang telah direvisi," lanjut tulisan itu lagi.
Perairan pantai Laut Selatan itu juga diklaim oleh Vietnam dan Filipina. Sementara Brunei, Taiwan dan Malaysia hanya mengklaim sebagian. China sering menangkap nelayan Vietnam yang dianggap menangkap ikan secara ilegal di wilayah mereka.
People's Daily mengatakan pemerintah China juga akan mengirimkan kapal pengintai maritim mereka untuk bergabung dengan patroli di Hainan.
Wilayah Laut China Selatan ini disebut-sebut sebagai perairan paling dipersengketakan di seluruh dunia. Sebelumnya, China menuai amarah dari Vietnam dan Filipina lantaran gambar pulau dalam paspornya menyertakan pulau sengketa itu.
0 komentar:
Post a Comment