Pasukan Organisasi Papua Merdeka (OPM)PAPUA:(DM) - Ketua DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Bidang Luar Negeri, Bara Hasibuan, mengatakan, peristiwa penembakan anggota TNI dan warga sipil, di Tingginambut dan Sinak, tak bisa ditolerir. Pemerintah harus cepat dan tegas dalam menindak pelakunya. Peristiwa itu, harus menjadi pertimbangan serius pemerintah untuk melakukan evaluasi secara mendalam terkait kebijakan atas Papua.
"Pemerintah harus menemukan penyebabnya, karena ini kan sudah 10 tahun Otsus dilaksanakan, tapi konflik terus berlangsung. Jadi jangan semata pendekatan kesejahteraan yang ditekankan. Karena kesejahteraan tak akan meningkat, bila keamanan masih tetap rawan,â ujar Bara, di Jakarta, Minggu (24/2).
Menurut dia, seluruh opsi, harus dipertimbangkan. Termasuk opsi dialog antara pemerintah pusat dan seluruh pihak di Papua. Apapun opsi atau penanganan yang diambil, haruslah menguntungkan semua pihak. Khususnya masyarakat sipil.
"PAN juga mendesak agar isu keamanan dijadikan bagian outout penyelesaian masalah Papua, secara komprensif dan tuntas,â kata dia.
Jadi, kata Bara, melihat dan menyelesaikan masalah Papua, jangan semata titik beratnya pada pendekatan kesejahteraan.
Peritiwa tragis di Tingginambut dan Sinak, yang menewaskan 8 anggota TNI dan 4 warga sipil, harus menjadi momentum bagi DPR dan pemerintah, mengevaluasi kebijakan tentang Papua, dan bersikap jujur tentang apa yang terjadi. Lakukan evaluasi identifikasi masalah secara transparan.
"Ini kan sudah ada dana begitu besar puluhan trilyun, tapi kenapa ada ketidakadilan. Akuilah dengan jujur apa yang terjadi. Misalkan ada faktor lain, seperti masalah ideologi yang selama ini tak diakui Jakarta," pungkas Bara.
0 komentar:
Post a Comment