Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

08 July 2015

MiG di Ujung Jurang (I): Nasib Suram Ikon Perang Dingin

5:49 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

mig-29k

RUSIA:(DM) - Ketika era Perang Dingin, pesawat MiG telah menjadi ikon tidak hanya di Soviet tetapi juga begitu tenar di kalangan kekuatan udara Eropa. Tetapi saat ini MiG telah dalam situasi sulit yang sepertinya hanya waktu yang akan menjawab apakah salah satu desainer pesawat yang paling terkenal di dunia ini bisa bertahan atau tidak.

Dalam beberapa tahun terakhir MiG telah jatuh dalam situasi sulit. Meskipun MiG saat ini masih terbang di hampir 30 angkatan udara di dunia, namun perusahaan belum memenangkan kompetisi desain besar atau menjual pesawat baru sejak pasca-Soviet.

Rusia merupaka eksportir senjata terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, dan perusahaan pesawat secara substansial menyumbang US$4,4 miliar dari total ekspor negara pada 2014 sebesar $ 13 miliar, menurut data yang dikumpulkan oleh konsultan industri pertahanan IHS.

Meskipun MiG mampu mengamankan sepotong ekspor tetapi kinerja mereka di pasar sejak jatuhnya Uni Soviet telah jeblok dan dengan cepat dilampaui produsen pesawat tempur Rusia lainnya, Sukhoi. Dalam hal
penjualan asing Sukhoi telah mendominasi dengan mengekspor 67 pesawat lebih banyak dengan uang yang lebih banyak pula sebesar US$7 miliar sejak 1991 dibandingkan MiG.

Dalam pertempuran untuk berebut pangsa pasar dengan Sukhoi, MiG telah diganggu oleh kegagalan untuk memenangkan kontrak besar, dikelilingi oleh lingkup terbatas dari penawaran utama, dan ditekan oleh sejumlah kemunduran reputasi. “Tidak ada banyak harapan untuk MiG,” kata Mark Bobbi, seorang ahli jet tempur di IHS.

“MiG memang memiliki banyak bisnis pemeliharaan dan upgrade, tetapi pada suatu saat semua akan hilang mengganti MiG-29 mereka dengan pesawat lain,” katanya.

Era Perang Dingin hanya satu yang bisa menyaingi reputasi Pesawat MiG. Dan itu bukan pesawat. Karena yang bisa disejajarkan dengan pesawat MiG kala itu hanyalah senapan Kalashnikov.
“Ini sebuah fakta bahwa selama era Soviet, pesawat tempur utama tentu saja MiG,” kata , Ruslan Pukhov, Direktur Pusat Analisis Strategi dan Teknologi (CAST) yang berbasis di Moskow.

Pukhov, mencontohkan film Hollywood “Top Gun” yang menunjukkan MiG memiliki kenangan tinggi di komunitas penerbangan Barat. Perusahaan ini dinamai dengan desainer pesawat Soviet Artyom Mikoyan dan Mikhail Gurevich, yang merancang pesawat pertama mereka, MiG-1, pada tahun 1939. Pesawat yang paling populer adalah MiG-29, yang menyerupai F-15 AS. MiG-29 dalam pelayanan dengan hampir 30 angkatan udara, dengan biaya per unit sekitar US$ 30 juta per pesawat.

jejaktapak
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment