Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

08 August 2015

Lantamal Baru untuk Hadapi Laut China Selatan

11:17 AM Posted by Unknown No comments
lantamal
Pontianak(DM) – Sejalan dengan peningkatan status dan kapasitasnya maka Pangkalan Utama TNI AL XII/Pontianak akan diperkuat tiga kapal perang. Pangkalan utama TNI AL itu memang berada di perairan sangat strategis dan sarat kepentingan politis internasional, Laut China Selatan serta Laut Natuna.
China sangat agresif dan sepihak menggelar kekuatan maritimnya di perairan Laut China Selatan. Tanpa peduli aturan internasional, China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan sebagai miliknya, berhadapan dengan klaim terpisah-pisah dari Filipina, Brunei Darussalam, Viet Nahm, dan Malaysia.
Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Ade Supandi, sesaat setelah meresmikan peningkatan status dan kapasitas pangkalan utama TNI AL itu, di Pontianak, Jumat, mengatakan, “Akan diperkuat minimal tiga kapal perang panjang 40 hingga 60 meter, kemudian setingkat pangkalan TNI AL juga akan diperkuat minimal tiga kapal patroli ukuran kecil.”

Sampai saat ini, jumlah personel di sana masih pada jumlah sekelas pangkalan TNI AL yang dipimpin seorang kolonel. Kelak jumlah itu ditambah sehingga sesuai Tabel Organisasi dan Personel di tingkat pangkalan utama TNI AL yang dipimpin seorang perwira tinggi TNI AL bintang satu.
Penambahan alustista dan personel bertahap. Sekarang masih kompisisi Lanal Tipe B, namun data dan infrastruktur sedang dibuat, karena nanti lantamal Pontianak akan ditambah satu Batalyon, dengan kekuatan personel 1.050 personil. Batalyon ini diperuntukan membantu kekuatan KRI dan pertahanan Lantamal XII,” ujarnya.
“Kekuatan personilnya sebanyak 1.050 personel, juga diikuti penambahan persenjataan armada, baik kapal perang, pesawat udara, maupun Korps Marinir TNI AL,” kata dia.
Wilayah operasi Pangkalan Utama TNI AL XII/Pontianak adalah sebagian Laut Jawa, Selat Karimata, Laut Natuna, dan Laut China Selatan.
Di perairan yang menjadi wilayah tanggung jawabnya juga terdapat Alur Laut Kepulauan Indonesia I yang berbatasan dengan Malaysia dan Laut China Selatan.
Pangkalan Utama TNI AL XII/Pontianak akan membawahkan Pangkalan TNI AL Pangkalan Bun (Kalimatan Tengah), Pangkalan TNI AL Ketapang (Kalimantan Barat), dan Pangkalan TNI AL Sambas (Kalimantan Barat).
“Mudahan-mudahan ini adalah evaluasi tiap tahun melihat gelar pangkalan secara keseluruhan. Di Kalimantan memang sebelumnya tidak ada Lantamal. Semuanya Lanal, baik Lanal Tarakan, Banjarmasin, Balikpapan, Kotabaru, dan Pontianak,” kata Ade Supandi di Lantamal XII di Pontianak.
Lantamal XII Pontianak memiliki tanggungjawab yang berat dalam mempertahankan kedaulatan laut RI. Posisi Pontianak yang berhadapan langsung dengan Laut China Selatan atau masuk dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I. Dimana Laut China Selatan ini berbatasan dengan negara tetangga Malaysia, dan negara lainnya di ASEAN.
“Kestabilan keamanan ini yang mesti dijaga di Laut China Selatan. Apalagi intensitas ancaman sengketa akhir-akhir ini di Laut China Selatan semakin meningkat,” terangnya.
Dukungan logistik untuk kekuatan KRI yang beroperasi di perairan Laut China Selatan ini salah satunya dari Lantamal XII Pontianak, selain itu dukungan juga dari Pangkalan TNI AL di Tanjung pinang, Kepulauan Riau dan Belawan.
Ada tiga pangkalan TNI AL yang ditingkatkan statusnya menjadi pangkalan utama TNI AL, yaitu Pontianak Pangkalan Utama TNI AL XIII/Tarakan, dan Pangkalan Utama TNI AL XIV/Sorong.
Antara dan Detik  JKGR

0 komentar:

Post a Comment