Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

01 December 2015

Erdogan Siap Mundur Jika Tuduhan Putin Soal Minyak ISIS Terbukti

10:39 PM Posted by Ikh Sanudin No comments


Ankara:(DM) - Presiden Rusia Vladimir Putin menuding Turki melakukan perdagangan minyak dengan kelompok radikal ISIS. Atas hal tersebut, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan angkat bicara.

Dikatakan Erdogan, dirinya siap meletakkan jabatannya jika tuduhan tersebut terbukti.

"Saya ingin mengatakan sesuatu yang sangat tegas di sini. Jika hal seperti itu terbukti, budi luhur negara kami akan mengharuskan saya untuk tidak terus menjabat," tutur Erdogan seperti dikutip kantor berita resmi Turki, Anatolia dan dilansir AFP, Selasa (1/12/2015).

Hal tersebut disampaikan Erdogan di sela-sela konferensi PBB mengenai iklim yang digelar di Paris, Prancis yang juga dihadiri Putin.

Erdogan pun menantang Putin untuk melakukan hal yang sama. "Dan saya katakan pada Bapak Putin 'apakah Anda ingin tetap menjabat?' Saya katakan ini dengan jelas," kata Erdogan.

Putin telah menolak untuk bertemu ataupun berbicara via telepon dengan Erdogan setelah penembakan pesawat militer Rusia oleh jet tempur Turki di dekat perbatasan Suriah. Pada Senin, 30 November waktu setempat, Putin menuding Turki menembak jatuh pesawat perang Rusia, Su-24 pekan lalu demi melindungi pasokan minyak dari kelompok ISIS untuk Turki. Tuduhan ini dibantah keras oleh pemerintah Turki. 

"Kita harus tetap sabar dan tidak bertindak emosional," cetus Erdogan. Menurut pemimpin Turki itu, negaranya mendapatkan seluruh impor minyak dan gasnya "lewat jalur legal".

"Kami tidak jujur jika melakukan pertukaran ini dengan kelompok teroris. Semua orang perlu tahu hal ini," tegas Erdogan.

Menyusul jatuhnya pesawat Su-24 setelah ditembak jet tempur F-16 Turki pekan lalu, Putin menuduh Turki sebagai "kaki tangan teroris". Putin pun mengatakan, minyak dari wilayah yang dikuasai ISIS diekspor lewat Turki.

Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment