Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

20 December 2015

Singapura Membutuhkan Anti Kapal Selam Canggih

12:33 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
Singapura:(DM) – War Eagles, pesawat dari Patroli Skadron ENAM BELAS (VP-16) AS mengunjungi Singapura bulan ini untuk menampilkan kemampuan pesawat patroli maritim multi-misi P-8A Poseidon. Militer dan pejabat pemerintah senior Singapura naik onboard P-8A selama beberapa penerbangan demonstrasi, dan memberikan sekilas gambaran kecil dari kemampuan pesawat yang ditawarkan. Sebagai bagian dari pertukaran bilateral Amerika Serikat dan Singapura, personil VP-16 melakukan kunjungan ke pangkalan Angkatan Udara Republik Singapura, dalam kunjungan ini.
P-8A Poseidon, versi militer dari Boeing 737, dirancang untuk melakukan misi Anti-Submarine Warfare (ASW), tetapi juga dilengkapi dengan peralatan tambahan yang memungkinkan untuk melakukan berbagai misi lainnya. P-8A Poseidon adalah aset alutsista penting dari operasi Armada ke 7 AS, menggantikan pendahulunya, YM P-3C Orion. Singapura telah menyatakan minatnya terhadap kemampuan ASW pesawat ini. Mereka sangat tertarik dengan kemampuan pesawat ini untuk melakukan misi Maritime Domain Awareness (MDA), dan misi lainnya yang bisa dilakukan P-8A Poseidon.
Kunjungan VP-16 ini akan meningkatkan hubungan antara Amerika Serikat dan Singapura, dan selanjutnya sebagai pintu untuk operasi lanjutan. Meskipun masih belum jelas apakah Singapura berencana untuk membeli P-8A, militer dari Amerika Serikat dan Singapura sangat antusias bekerja sama dalam operasi terkoordinasi masa depan.
Kapten Kaya Prest, Komandan Satuan Tugas 72, mengatakan penempatan minggu lalu di Singapura berjalan suskses, dan ia ingin terus membangun hubungan yang kuat antara Angkatan Laut AS dengan Singapura. Penempatan sementara di masa depan di Singapura akan memungkinkan patroli maritim dan peningkatan pengintaian AS untuk meningkatkan jangkauan operasional di daerah yang luas yang menjadi tanggung jawab mereka untuk meningkatkan interoperabilitas dengan Angkatan Bersenjata Singapura dan Angkatan Laut Republik Singapura. Kami memiliki kepentingan dan tujuan bersama. Saya yakin bahwa detasemen masa depan akan lebih mendukung kemitraan Singapura-AS untuk mempromosikan keamanan maritim di seluruh wilayah.”
Dvidshub.net/jkgr
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment