Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

24 January 2016

Doakan, Tank Pindad Lebih Bagus dari CV90

9:50 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Twitter Lecturer with Indonesian PT Pindad CEO, Silmy Karim @silmykarim :

PT PINDAD:(DM) - Ada pernyataan panser Badak buatan Pindad tidak bisa melawan tank modern. Sy tanya kembali apa definisi dari tank modern?
@silmykarim
Hebat tidaknya suatu kendaraan lapis baja itu dari daya hancur & kemampuan proteksinya. Jadi tank disebut modern tentunya dari kedua hal tsb
@silmykarim 2h
Kadang kita selalu berfikir bahwa suatu jenis alutsista harus bisa menjawab semua persoalan dalam suatu pertempuran atau perang
@silmykarim
Setiap alutsista punya peran masing2. Tdk bisa kita menilai dari 1 sisi saja, yg mana tdk ada yg absolute dalam perang, makanya ada strategi
@silmykarim
Panser badak digunakan untuk melindungi iringan pergerakan pasukan infantri mekanis. Bisa juga sbg bantuan tembakan dalam suatu pertempuran
@silmykarim
Dan jika perlu panser badak bisa ditugaskan utk menghancurkan sasaran
@silmykarim
Kelebihan dari kendaraan lapis baja beroda ban adalah kecepatannya. Setelah menembak sasaran, panser badak bisa pindah posisi dg cepat
@silmykarim
Tank dibagi berbagai macam klasifikasi, ada pendekatan berat, maupun pendekatan seberapa besar kaliber meriam nya
@silmykarim
Dari segi berat, tank dibagi atas tank ringan, tank medium, tank berat (main battle tank)
@silmykarim
Dari sisi besaran kaliber meriam, tank terbagi dalam beberapa kategori yaitu meriam 30mm, 90mm, 100mm, 105mm, dan 120mm.
@silmykarim
Tank paling canggih saat ini menurut sy adalah CV90 buatan BAE Hugglunds. Dimana yang paling populer adalah CV90 varian meriam 30mm
@silmykarim
CV90 jika digolongkan dari sisi berat termasuk dlm kategori tank medium. Beratnya sekitar 30ton
Silmy Karim @silmykarim
cv90

Utk Main Battle Tank, beratnya lebih dari 50ton. Tapi saat ini MBT rata2 usianya sudah tua spt Leopard, M1A1 Abrams, Merkava, Leclerc
@silmykarim
Pertanyaan lagi muncul, kok CV90 dengan laras 30mm berani melawan MBT yang larasnya 120mm? Karena 30nya peluru airburst
@silmykarim
Dengan airburst munition, walau diameter peluru 30mm, peluru ini bisa membuat “buta” main battle tank karena sight dan sensor nya lumpuh
@silmykarim
Tanpa sight dan sensor, MBT dengan laras 120mm tidak lagi bisa menembak sasaran. Dan langsung parkir manis gak bisa apa2
@silmykarim
–CATAT–
Panser Badak jika dilengkapi dengan missile surface to surface atau missile anti tank ya tentu bisa lawan tank modern (apapun definisinya)
@silmykarim
Tapi kembali lagi, dlm perang itu tdk ada tanding 1 lawan 1, masing2 alutsista punya peran & dgn strategi jitu maka perang dpt dimenangkan
@silmykarim
Dari sisi Pindad, kami sedang menjalankan program pembuatan tank medium. Berat 25 ton, laras 105mm, tentunya dg teknologi terbaru (modern)
@silmykarim
–CATAT–
Tank medium Pindad dijadwalkan akan selesai prototipe nya pada tahun 2017. Doakan saja lancar dan sukses serta bisa lebih bagus dari CV90
Silmy Karim @silmykarim
–CATAT–
Kedepan Indonesia harus mampu juga membuat missile (surface to surface, surface to air dll). Kita sedang lakukan persiapan utk program ini
Silmy Karim (@silmykarim) | Twitter
Sumber : Twitter Silmy Karim (@silmykarim) dan Defence.PK
Oleh : B Stepanus/jkgr
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment