Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

29 January 2016

Singapura dan Malaysia, Uji Kemampuan Tempur di Laut dan Udara

9:16 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
37309600_-_27_01_2016_-_pixhotshot
SINGAPURA:(DM) - Dalam upaya untuk meningkatkan kemampuan serangan terpadu udara-ke-darat yang melibatkan pesawat tempur dan kru darat, Republik Singapura Air Force (RSAF) mengadakan kompetisi Air-To-Surface ‘Hotshot Challenge’ yang diadakan dua tahun sekali, dan kali ini untuk pertama kalinya melibatkan komponen dari Unmanned Aerial Vehicle (UAV).
Kompetisi, yang melibatkan empat skuadron RSAF yang terdiri dari 15 pesawat tempur F-16 dan empat pesawat tempur F-15SG, diselenggarakan dari tanggal 25 Januari -3 Februari di Pangkalan Udara Tengah dan di Pulau Pawai, Singapura.
Situs IHS Jane berada di Pulai Pawai pada 27 Januari untuk menyaksikan kompetisi Hotshot Challenge, di mana pesawat tempur yang berpartisipasi saling beradu kemampuan mereka untuk melakukan pemberondongan peluru dari udara ke darat dan menyebarkan amunisi terarah pada target di darat dari sudut serang 10 °, 30 °, dan 45 °.
p1635109
“Dalam sesi Hotshot Challenge sebenarnya ada dua kategori yang kita telah perlombakan. Yang pertama adalah integrasi logistik dengan pesawat tempurnya,” kata Kolonel Linus Tan, komandan RSAF.
Dia menambahkan bahwa dukungan logistik merupakan aspek yang sangat penting dari operasi tempur Angkatan Udara Singapura. Peserta kompetisi bagian logistik dinilai pada seberapa cepat mereka melakukan tugas-tugas seperti memuat amunisi dan pengisian bahan bakar pada pesawat tempur yang ikut berkompetisi.
“Aspek lain adalah bahwa kami telah memperluas kerjasama antara UAV dengan pesawat tempur,” kata Kolonel Tan. Meskipun tidak secara khusus menyebutkan jenis UAV yang ikut di ajang kompetisi tahun ini, Kolonel Tan mengacu kepada penyebaran UAV buatan Israel Heron 1 (Medium Altitude Long Endurance -MALE) saat mengikuti latihan ‘Forging Sabre ‘ di Arizona, Amerika Serikat pada Desember 2015.
4
Untuk melaksanakan latihan operasional Basic Operational Sea Training (BOST), kapal perang KD Pendekar dan KD PERKASA melaksanakan latihan yang bersandi GUNEX pada 23 Januari 2016 di Pulau Aur. Cuaca selama latihan dalam kondisi baik dan mendukung dengan gelombang laut pada state 3.
1 (1)
Latihan tersebut diantaranya meliputi latihan penembakan dengan meriam kaliber 57 mm, kaliber 40 mm dan penembakan senapan mesin berat serta manuver taktis.
Tujuan diadakannya pelatihan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan memberikan pengalaman awak kapal dalam menghadapi situasi ketika perang.
Secara keseluruhan, semua sesi pelatihan yang direncanakan dapat dilaksanakan dengan sukses, dan diharapkan latihan seperti ini dapat dilakukan terus menerus untuk tetap mempertajam kemampuan kapal-kapal perang di dalam Skuadron Kapal Pembinasa Laju 1 (SKPL 1).
2 (1)
Sebagai penutup latihan, kapal melaksanakan pelatihan penyelamatan awak yang terjatuh ke laut sebelum kemudian melanjutkan pelayaran ke Kawasan Operasi Kekal Warisan. Ternyata terbukti meskipun dalam kondisi laut yang bergelora, kapal perang masih dapat melakukan latihan dengan baik demi meningkatkan keterampilan untuk menjamin dan memelihara kedaulatan Negara.
Jane’s & TLDM /jkgr
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment