Panglima Pangkalan Anti-Udara Khatamul Anbiya Iran, Brigjen Amir
Farzad Esmaili menjelaskan perincian baru pesawat tanpa awak Irna dan
mengatakan, "Pesawat tanpa awak berjelajah jauh ini mampu membombardir
target-targetnya."
Dalam wawancaranya dengan Fars News (14/10), Brigjen Esmaili mengatakan, "Pesawat tanpa awak Hazem diproduksi dalam tiga tipe, jarak dekat, menengah dan jauh. Pesawat tersebut dapat digunakan dalam misi pencarian target, identifikasi, pengintaian, dan membawa muatan."
"Ini berarti Hazem dapat digunakan untuk mengunci target artileri dan rudal kami dan juga dapat dikerahkan untuk misi-misi pengintaian. Kami tidak memasang roket di Hazem akan tetapi jika diperlukan, pesawat itu dapat membawa muatan bom." jelasnya.
Menurutnya, pesawat tanpa awak Iran ini siap dioperasikan di berbagai wilayah termasuk Teluk Persia dan dapat memonitor segala pergerakan musuh di kawasan.
(IRIB Indonesia/MZ)
Dalam wawancaranya dengan Fars News (14/10), Brigjen Esmaili mengatakan, "Pesawat tanpa awak Hazem diproduksi dalam tiga tipe, jarak dekat, menengah dan jauh. Pesawat tersebut dapat digunakan dalam misi pencarian target, identifikasi, pengintaian, dan membawa muatan."
"Ini berarti Hazem dapat digunakan untuk mengunci target artileri dan rudal kami dan juga dapat dikerahkan untuk misi-misi pengintaian. Kami tidak memasang roket di Hazem akan tetapi jika diperlukan, pesawat itu dapat membawa muatan bom." jelasnya.
Menurutnya, pesawat tanpa awak Iran ini siap dioperasikan di berbagai wilayah termasuk Teluk Persia dan dapat memonitor segala pergerakan musuh di kawasan.
(IRIB Indonesia/MZ)
0 komentar:
Post a Comment