Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

24 February 2016

Tiongkok Membangun Radar di Laut Cina Selatan

1:08 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
1. This aerial photo taken through a glass window of a military plane shows China's alleged on-going reclamation of Mischief Reef in the Spratly Islands in the South China Sea, May 11, 2015.
This aerial photo taken through a glass window of a military plane shows China’s alleged on-going reclamation of Mischief Reef in the Spratly Islands in the South China Sea, May 11, 2015.
LCS:(DM) - Satu kelompok peneliti independen Amerika Serikat mengatakan bahwa Tiongkok sedang membangun sistem radar di seluruh pulau-pulau yang disengketakan di Laut Cina Selatan. Tindakan tersebut bisa memperkuat kemampuan Tiongkok untuk mengontrol wilayah itu.
Berdasarkan citra satelit yang dirilis oleh kelompok Asia Maritime Transparency Initiative menunjukkan adanya sistem radar frekuensi tinggi pada karang Cuarteron di kepulauan Spratly, serta mercusuar, sebuah tempat pendaratan helikopter, bunker bawah tanah dan peralatan komunikasi lainnya.
Laporan itu mengatakan bahwa fasilitas radar di Cuarteron akan “secara signifikan meningkatkan kemampuan Tiongkok untuk memantau permukaan dan lalu lintas udara” di bagian utara Laut Cina Selatan.
Kelompok Center for Strategic and International Studies (CSIS) yang berbasis di Washington mengatakan bahwa Tiongkok tampaknya memasang fasilitas radar di terumbu kecil di kepulauan Spratly.
China’s replenishment ship, Qiandaohu, left, sails past its hospital ship, Peace Ark, as it docks in Honolulu, Hawaii.
China’s replenishment ship, Qiandaohu, left, sails past its hospital ship, Peace Ark, as it docks in Honolulu, Hawaii.

Beijing telah meluncurkan upaya besar-besaran untuk menegaskan klaimnya atas serangkaian pulau di Laut Cina Selatan melalui konstruksi baru dan pulau-bangunan, mengabaikan klaim yang dilakukan oleh Taiwan, Vietnam, Filipina, Malaysia dan Brunei.
Tiongkok telah mengerahkan sistem rudal canggih permukaan-ke-udara pada Woody Island, yang merupakan bagian dari rantai pulau Paracel di wilayah ini dan juga diklaim oleh Taiwan dan Vietnam.
Sebuah kapal perusak Angkatan Laut Amerika Serikat sempat berlayar dalam jarak 12 mil laut dari Pulau Triton di kelompok Paracel pada bulan lalu. Pejabat pertahanan AS mengatakan misi ini dilakukan di bawah “kebebasan navigasi,” yang memberikan hak bagi setiap bangsa untuk berlayar melalui jalur pelayaran internasional.
Beijing mengecam tindakan AS sebagai provokasi dan bersumpah akan ada konsekuensi.
Reaksi:

0 komentar:

Post a Comment