Berita Pertahanan dan Keamanan, Industri Militer Indonesia dan Dunia, Wilayah Kedaulatan NKRI serta Militer Negara Sahabat

31 October 2012

Cara Tiga Kekuatan Eurasia Melawan Ambisi AS

11:39 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Militer Amerika Serikat tampaknya sedang fokus untuk mengepung tiga entitas di Eurasia yaitu, Cina, Rusia, dan Iran. Tentunya, negara-negara terkait juga tidak akan tinggal diam dalam menghadapi kenakalan Pentagon.

Tak satu pun dari ketiga kekuatan Eurasia itu akan duduk manis sebagai target pasif AS. Beijing, Moskow, dan Tehran semua mengambil langkah yang berbeda untuk menentang strategi pengepungan militer ala Pentagon.

Di Samudera Hindia, Cina sedang mengembangkan infrastruktur militer mereka yang disebut Pentagon sebagai "kalung mutiara." Sebuah upaya untuk mengelilingi wilayahnya dengan infrastruktur ekonomi dan kekuatan militer dari Pakistan hingga Maladewa. Cina berupaya membangun hubungan persahabatan dan kerjasama dengan mitra-mitranya di negara Asia Selatan. Itu bertujuan untuk menjamin keamanan dan stabilitas regional serta memperluas aliansi.

Ada Apa Ini? Perbatasan RI-Timor Leste Diperketat

11:04 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Perbatasan RI-Timor Leste (ist)Perbatasan RI-Timor Leste (ist)
itoday – Guna mencegah penyelundupan Narkotika di Nusa Tenggara Timur (NTT), Perbatasan RI-Timor Leste diperketat. Menurut Kapolda Nusa Tenggara Timur (NTT) Brigjen Polisi Ricki HP Sitohang, jajaran kepolisian akan memperketat pengamanan dan pengawasan di wilayah perbatasan itu.

Sebelumnya, Polda NTT berhasil menangkap pelaku penyelundupan narkotika dan psikotropika jenis shabu-shabu seberat tiga kilogram senilai Rp 4,5 miliar dari Timor Leste ke NTT, di Pos Motaain, Kabupaten Belu, NTT.

Ricki menyatakan, belum undang-undang yang secara khusus mengatur soal narkotika di Timor Leste, telah menjadikan negara muda ini menjadi tempat transit yang menggiurkan menuju Indonesia. Penyebabnya, karena kurang optimalnya pengawasan di Bandara Eltari Kupang, sehingga dapat memicu terjadinya tindak pidana.

KRI Sutanto-377 Juara Lomba Cepat Tepat Satkorarmabar

10:57 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

koarmabar-subJakarta - Satuan Kapal Eskorta Komando Armada RI Kawasan Barat (Satkorarmabar) mengadakan kegiatan Cepat Tepat Tingkat Departemen Mesin yang diikuti prajurit Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jajaran Satkorarmabar di Markas Komando (Mako) Satkorarmabar, Pondok Dayung, Jakarta Utara, Rabu (31/10).

Dansatkorarmabar Kolonel Laut (P) Denih Hendrata yang diwakilkan Pasops Satkorarmabar Mayor Laut (P) Chabib Shofhani mengatakan, kegiatan Cepat Tepat ini bertujuan untuk mendorong Anak Buah Kapal (ABK) KRI Satkorarmabar agar dapat menambah wawasan dan pengetahuan dalam menunjang kemampuan profesi serta meningkatkan pengetahuan dibidangnya masing-masing dalam penugasan di KRI.


Selain untuk menunjang kemampuan profesi, kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan interaksi antar anggota unsur Satkorarmabar agar tercipta kekompakan dan rasa solidaritas yang tinggi serta terbentuknya keseragaman pola pikir dan pola tindak, aksi di kalangan prajurit.

Pindad Banjir Pesanan dari TNI

10:53 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Jakarta - Direktur Utama Perindustrian Angkatan Darat (Pindad) Adik Avianto Soedarsono mengungkapkan, pesanan peluru dari TNI tahun ini meningkat tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya.

"Tahun lalu kebutuhan peluru TNI bisa 100, kalau tiga kali berarti 300 peluru," kata Adik mengumpamakan di Jakarta, Rabu (31/10). Kini, tambahnya, BUMN bidang senjata itu tengah mengerjakan pesanan peluru SS109.

Adik menambahkan, perseroan telah memperoleh fasilitas kredit dari PT Bank Rakyat Indonesia Tbk senilai Rp 156 miliar untuk mesin amunisi kaliber 5,56 milimeter. Mesin tersebut baru dapat diperoleh dalam 18 bulan ke depan.

"Kita diberi tenor 10 tahun, sehingga masih banyak waktu bagi kami untuk menyelesaikan kewajiban kepada BRI," tuturnya.

Panglima TNI Saksikan Uji Renkam Militer TFG

10:52 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

http://www.lensaindonesia.com/wp-content/themes/wap_2/img.php?src=http://www.lensaindonesia.com/uploads/1/2012/10/ACK_1264.jpg&h=120&w=90&zc=1BANGLIKODAK - Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E., didampingi Kasal Laksamana TNI Soeparno, para pejabat Mabes TNI dan Angkatan menyaksikan Uji Rencana Kampanye Militer di atas peta melalui Tactical Floor Game (TFG) yang akan di gelar di Kalimantan Timur dalam rangka Latihan Gabungan TNI tahun 2012, bertempat di Gedung Panti Perwira Armada Koarmatim, Ujung Surabaya, Jawa Timur, Kamis (25/10/2012).

Panglima TNI mengatakan kepada seluruh peserta latihan untuk memperhatikan masalah keterpaduan dan saling mendukung diantara para Komando Tugas Gabungan dan Komandan Satgas, sehingga Renkam Militer di Kalimantan Timur dapat berjalan dengan baik.@badar

Iran Pamerkan Dua Kapal Tempurnya di Sudan

1:25 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Juru bicara Angkatan Bersenjata Sudan, Kolonel Khaled Saad, Selasa (30/10) mengkonfirmasikan kunjungan dua kapal destroyer Iran ke Sudan dalam rangka pengokohan hubungan bilateral antara Tehran dan Khartoum.

IRNA melaporkan, Kolonel Saad mengatakan, "Dua kapal tempur Angkatan Laut Republik Islam Iran akan berada di Sudan hingga Rabu di Pelabuhan Port Sudan."

Kedatangan kapal tempur Iran itu dinilai akan memperkokoh hubungan politik dan keamaan kedua negara.

Kedatangan armada kapal tempur Iran itu juga memberi kesempatan kepada para perwira Angkatan Laut Sudan dan para akamedisi militer negara ini untuk melihat dan mengenal dari dekat persenjataan dan perlengkapan kapal tempur Iran.

Laut Cina Selatan Dan Laut China Timur Jadi Kawasan Strategis

11:38 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
http://koarmatim.tnial.mil.id/images/stories/30%20laksma%20tni%20asep%20burhanudin%20jabat%20komandan%20lantamal%20ix%202.jpg 
 
Surabaya - Perkembangan lingkungan strategis di kawasan regional, khususnya di Laut China Selatan dan Laut China Timur telah menjadikan wilayah perairan yang dianggap strategis dan kaya akan sumber daya alam sebagai wilayah yang diperebutkan.

Hal tersebut ditegaskan Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim) Laksamana Muda TNI Agung Pramono, S.H, M.Hum pada saat memimpin upacara serah terima jabatan Komandan Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) IX Ambon di Dermaga Koarmatim Ujung, Surabaya, Selasa (30/10).

Meningkatnya Kemampuan Pesawat Tempur J-15 China

11:32 AM Posted by Ikh Sanudin No comments

J-15 China
J-15 China (Kredit Foto: Nachomdqcor)
Pesawat tempur J-15, merupakan heavy bomber yang dikembangkan secara independent oleh China, memiliki karakteristik yang sangat baik untuk ditempatkan di kapal induk. Namun masih butuh waktu bagi J-15 untuk dikolaborasikan dengan kapal induk China Liaoning agar lebih efektif dalam pertempuran, kata seorang analis milier yang diungkapkan dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Kapal induk sangat berhubungan erat dengan setiap pesawat angkatan laut versi aircraft carrier atau kapal perang lainnya, yang digunakan untuk menyerang target di udara, di dalam air, di tanah dan melaksanakan tugas-tugas peringatan dini, scouting, patroli, convoying, mine-laying, mine clearance dan pendaratan vertikal. Kapal induk digunakan sebagai salah satu senjata utama bagi angkatan laut dalam pertempuran dan sebagai kekuatan penting untuk merebut dan mempertahanankan wilayah udara dan laut di medan perang maritim.

Kapan lagi Indonesia-Malaysia mesra?

8:55 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
Kapan lagi Indonesia-Malaysia mesra?
Perseteruan dua negara bertetangga (1). istimewa ©2012 Merdeka.com

Hubungan Malaysia dan Indonesia pernah sangat mesra dan intim saat Mahathir Muhammad memegang tampuk kekuasaan. Dia menjalin persahabatan dengan mantan Presiden Soeharto. Bapak pembangunan ini memang menanda tangani konferensi perjanjian damai untuk menyelesaikan konflik, diselenggarakan di Ibu Kota Bangkok, thailand, pada 1966.

Hubungan mesra ini pernah terjalin di dua pemerintahan sebelumnya, yakni saat Perdana Menteri Tun Abdul Razak dan Tun Husein On. Namun Malaysia mengalami kebangkitan ekonomi ketika Mahathir naik tahta dan ini diakuinya salah satu efek manis bersahabat dengan Indonesia.

30 October 2012

Israil Serang Iran: Percepat Palestina Merdeka

10:21 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Tidak henti-hentinya rezim Zionis Israil menebar ancaman serangan militer ke Iran terkait kecurigaan terhadap Iran membangun persenjataan Nuklir. Tidak hanya serangan militer mandiri, Israil juga mengajak seluruh dunia menyerang atau menyetujui serangan ke Iran. Berbagai upaya membentuk opini dilakukan baik lewat lobby tali dipomatik maupun pertemuan-pertemuan internasional. Akan tetapi langkah Zionis Israil justru mendapat kecaman tidak hanya dari dalam elemen rakyatnya sendiri, bahkan dari para pakar perang termasuk dari Amerik Serikat. 

Tidak ada satupun pakar perang dunia yang memprediksi Israil mampu menang memerangi Iran, jika dilakukan secara sendirian. Pakar juga tidak merekomendasikan perang melibatkan gabungan negara menyerang Iran, sebab kemampuan balasan Iran juga diprediksi mampu bertahan dan memberikan serangan balasan terhadap pangkalan-pangkalan militer yang bertebaran di sekelling wilayah Iran.

Mahasiswa Universitas Pertahanan Kunjungi Koarmabar

9:53 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
 ilustrasi
Jakarta 30 Oktober 2012 , — Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat Laksda TNI Sadiman, S.E diwakili Asisten Perencanaan Pangarmabar Kolonel laut (P) M Zainudin, S.H., menerima kunjungan Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas pertahanan Indonesia dipimpin Wadan Sekolah Pengkajian Pertahanan Strategis (SKPS) Unhan Indonesia Brigjen TNI Ferdinand Imanuel di gedung Yos Sudarso, Mako Koarmabar, Jalan gunung Sahari, Jakarta pusat,Selasa (30/10).
 
Dalam kunjungan mahasiswa Unhan program studi manajemen Pertahanan dan ekonomi pertahanan tersebut, Pangarmamabar diwakili Asrena Pangarmabar Kolonel laut (P) M Zainudin, S.H., memberikan ceramah pembekalan dengan materi tentang “Peran Koarmabar dalam system pertahanan Negara “.

Letkol Penerbang Untung Capai 1000 Jam Terbang dengan Sukhoi

9:07 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

http://www.majalahpotretindonesia.com/images/-334.gif
LETNAN Kolonel Penerbang Untung Suropati yang saat ini menjabat Komandan Skadron Udara 11 Wing 5 Lanud Sultan Hasanuddin merupakan home base Pesawat Tempur Sukhoi 27/30, Senin (29/10) di Shelter Skadron Udara 11 mendapatkan siraman air bunga dan penyematan Bagde 1000 Jam terbang Sukhoi  oleh Komandan Wing 5 Kolonel Pnb Palito Sitorus, SIP.MM. mewakili Komandan Lanud Sultan Hasanuddin, sebagai tradisi telah memecahkan Rekor 1000 jam terbang dengan  pesawat tempur Sukhoi 27/30.  

Letkol Pnb Untung Suropati dengan Call Sign 'Giant' yang sejak Juni 2011 menjabat Komandan Skadron Udara 11, telah membukukan total jam terbang sebanyak 3100 jam terbang, untuk Type Rating Pesawat AS 202 Bravo, T 34 Charlie, KT-1B Wong BEE, Hawk Mk-53, F-5 Tiger, Sukhoi 27 SK/SKM dan Sukhoi 30 MK/MK2, dimana  diantaranya 1000 Jam terbang diperoleh pada Pesawat Tempur Sukhoi.

Tradisi 1000 jam terbang yang dilaksanakan secara sederhana tersebut dihadiri Para Kepala Dinas, Komandan Skadron Jajaran Lanud Sultan Hasanuddin serta para pejabat Staf lainnya.

PT DI Siapkan Lini Produksi Pesawat Transpor Militer CN 295

9:01 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
CN 295 diparkir di apron Lanud Halim Perdanakusuma Jakarta beberapa waktu lalu. (JIBI/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat)

BANDUNGPT Dirgantara Indonesia saat ini tengah menyiapkan lini produksi untuk pesawat transport menengah CN 295. Pesawat ini sudah memperkuat jajaran armada TNI AU dab merupakan pengembangan dari CN235.

“Pesawat CN235 dirancang dan mulai terbang pada 1980-an, kini tercatat salah satu jenis pesawat transpor populer dan banyak digunakan di seluruh dunia. CN295 adalah pengembangannya,” kata IP Windu Nugroho, staf senior Divisi Komunikasi PT Dirgantara Indonesia (Persero). Windu mengatakan karena merupakan pengembangan dari CN235 yang dirancang bangun bersama Indonesia dan Spanyol, maka bagi pihaknya rincian pembuatan CN295 di PTDI bukan sesuatu yang memerlukan pengetahuan asing sama sekali.

100 Tank Leopard pesanan TNI datang mulai tahun ini

8:53 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
100 Tank Leopard pesanan TNI datang mulai tahun ini
 Tank Leopard. www.militaryphotos.net

100 Tank Leopard dari Jerman pesanan TNI akan mulai datang pada tahun ini. Tank tersebut akan datang secara bertahap, selama tiga tahun.

"Rincian saya bulatkan saja, kita akan membeli 100 Tank Leopard yang akan datang secara bertahap dari waktu 2012, 2013, sampai dengan semester pertama 2014. Jumlahnya ini akan bertahap," kata Wakil Menteri Pertahanan Republik Indonesia Sjafrie Sjamsoeddin di sela press conferense Indo Defence 2012 Expo & Forum di kantor Kementerian Pertahanan RI, Selasa (30/10).

PTDI siap produksi pesawat CN295

8:45 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Pesawat CN-235 MPA/ Korean Coast Guard pesanan Korea Selatan menjalani persiapan untuk diterbangkan menuju Gimpo Korea Selatan dari Hanggar PTDI di Bandung, Jumat (9/3). Pesawat itu akan menempuh perjalanan tiga hari melalui rute Bandung - Tarakan - Clark Filipina - Taipe (Taiwan) - Gimpo Korea Selatan. (FOTO ANTARA/Syarif Abdullah) ()

Pesawat CN235 dirancang dan mulai terbang pada 1980-an, ....CN295 adalah pengembangannya  

Bandung (ANTARA News) - PT Dirgantara Indonesia siap memproduksi pesawat transport menengah CN295 yang merupakan pengembangan CN235 dan telah digunakan sebagai armada TNI Angkatan Udara.

"Pesawat CN235 dirancang dan mulai terbang pada 1980-an, kini tercatat salah satu jenis pesawat transpor populer dan banyak digunakan di seluruh dunia. CN295 adalah pengembangannya," kata I.P. Windu Nugroho, staf senior Divisi Komunikasi PT Dirgantara Indonesia (Persero) di Bandung, Selasa.

42 persen anggaran Kemhan untuk gaji prajurit

8:28 PM Posted by Ikh Sanudin No comments



Wamenhan Sjafrie Sjamsoeddin (ANTARA)



Anggaran pertahanan 2013 digunakan untuk membayar gaji prajurit dan PNS sebesar 42 persen, sementara sisanya digunakan untuk pembangunan kekuatan pertahanan 

Jakarta (ANTARA News) - Sebanyak 42 persen dari total anggaran belanja Kementerian Pertahanan (Kemhan) digunakan untuk membayar gaji prajurit TNI dan pegawai negeri sipil di lingkungan Kemhan, kata Wakil Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.

"Anggaran pertahanan 2013 digunakan untuk membayar gaji prajurit dan PNS sebesar 42 persen, sementara sisanya digunakan untuk pembangunan kekuatan pertahanan," kata Sjafrie di kantor Kemhan di Jakarta, Selasa.

JATDan DynamicPegasus Aerobatic DiIndodefence 2012

8:04 PM Posted by Ikh Sanudin No comments



Selain  mengadakan pameran alat pertahanan Industri bertaraf internasional dan seminar pertahanan pada tanggal 7-10 November 2012, Panitya Indodefence 2012 Expo & Forum juga akan menghadirkan pertunjukan aerobatic show  TNI-AU. Yaitu  tim  Jupiter Aerobatic Team (JAT) Show dengan pesawat  KT1B dan Dynamic Pegasus Aerobatic yang menggunakan pesawat Helikopter  EC 120 B Colibri.

Menurut Dirut PT Napindo Media Ashatama Herman Wiriadipoera, kedua aktraksi tersebut akan hadir sehari dua kali selama pameran. Dengan beragam gerakan acrobat udara yang tidak hanya menarik, tetapi juga mendebarkan. Diharapkan para pengunjung bisa menikmati suguhan tersebut, selain melihat-lihat peralatan militer yang ada.

Indodefence 2012 Siap Digelar

8:00 PM Posted by Ikh Sanudin No comments


Pameran internasional industri peralatan pertahanan Indonesia 2012 atau INDODEFENCE 2012 EXPO & FORUM akan kembali digelar. Pameran industri peralatan pertahanan  tiga matra angkatan bersenjata dan kepolisian Republik Indonesia ini diselenggarakan untuk kelima kalinya mulai 7-10 November 2012. Pameran yang bertemakan “Building Roadmap for Defence Industry, Present and Futures” ini akan digelar bersamaan dengan Indo Aerospace Expo & Forum, serta Indo Marine Expo dan Forum di Jakarta Internasional Expo Kemayoran.

Limapuluh negara telah dipastikan ambil bagian dalam pameran ini. Setengahnya, 25 negara merupakan pavilion Country atau Negara yang membuka stand Khusus alutsistanya. Sebanyak 600

Dua Unit Tank Leopard Datang Pekan Ini

7:37 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
foto
Tank Leopard. worldwide-military.com

TEMPO.CO, Jakarta - Dua unit tank tempur utama Leopard dipastikan datang pada pekan ini. Tank yang didatangkan dari Jerman itu masing-masing terdiri atas satu unit jenis Leopard 2A4 dan satu unit jenis Leopard 2 Revolution.

"Dua tank ini akan datang pada 3 November ini dan rencananya dipamerkan di Indo Defence Expo pada 7-10 November mendatang," kata Pos Hutabarat, Direktur Jenderal Potensi Pertahanan, di Kantor Kementerian Pertahanan, Selasa, 30 Oktober 2012.

Kedatangan Leopard, menurut Pos, akan menutup kedatangan alat utama sistem persenjataan yang sudah memasuki penghujung 2012. "Kemarin Tucano sudah datang, sepertinya setelah ini tidak ada lagi senjata yang akan datang," kata dia.

Iran Punya Informasi Rahasia dari Operasi Ayub di Israel

2:07 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Seorang anggota parlemen Iran menyatakan bahwa Republik Islam memiliki informasi intelijen lokasi rahasia Israel yang diperoleh pesawat tanpa awak Ayub milik Hizbullah yang beberapa waktu lalu terbang di atas wilayah Palestina pendudukan.

"Pesawat tersebut mengirim foto dan video secara langsung dan sekarang kami memiliki foto kawasan terlarang [Israel]," kata Esmail Kowsari, Wakil Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran. Demikian dilaporkan Press TV (29/10).

Beberapa waktu lalu, pesawat tanpa awak Hizbullah menembus garis pertahanan udara Israel dan bahkan dapat terbang selama lebih dari 30 menit di atas zona udara Israel.

Kowsari lebih lanjut menyatakan pihaknya optimis Hizbullah memiliki pesawat tanpa awak yang lebih maju dari Ayub.

PM Australia Ingin Populerkan Bahasa Indonesia di Sekolah

2:05 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Melalui bahasa, Australia ingin merengkuh Asia yang tengah berkembang.

Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono

Perdana Menteri Australia Julia Gillard dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
VIVAnews - Bahasa Indonesia menjadi satu dari empat bahasa Asia yang wajib dipelajari oleh sekolah-sekolah di Australia. Perdana Menteri Australia Julia Gillard menegaskan, pelajaran bahasa ini perlu untuk merengkuh Asia yang kini sangat berkembang.
Diberitakan Telegraph, Senin 29 Oktober 2012, penguasaan bahasa Asia termasuk dalam 25 target pemerintahan Australia dalam 13 tahun ke depan yang digagas Gillard. Diharapkan, dengan penguasaan bahasa ini, warga Australia dapat memanfaatkan dan ikut menikmati pertumbuhan di Asia.

Pesawat dengan Kecepatan 6 Kali Kecepatan Suara

10:33 AM Posted by Ikh Sanudin No comments


Militer AS telah bekerja keras untuk menciptakan sebuah pesawat yang mampu terbang dengan kemampuan hipersonik. Pesawat ini diberi nama X-51A Waverider. Dalam uji coba pesawat ini dirancang bisa mencapai kecepatan hingga 3600 mph atau Mach 6 atau enam kali kecepatan suara. Kecepatan suara sama dengan 344m/detik atau 1238km/jam. 

Helikopter Dirgantara Combat Helicopter “GANDIWA”

10:30 AM Posted by Ikh Sanudin No comments

Atas kehormatan undangan dari Menejemen Komunikasi PT Dirgantara Indonesia (Persero) di Bandung kepada penulis untuk hadir dalam beberapa konferensi persnya beberapa waktu yang lalu, alhamdulillah ada beberapa cuplikan yang  dapat penulis tuangkan disini.
Posting ini antara lain tentangDirgantara Combat Helicopter “Gandiwa”. Sebuah sarana alat pertahanan keamanan berupa karya dari anak bangsa yang tergolong canggih. Bagi penulis ini sangat menarik dan perlu memberikan apresiasi, dan semoga bermanfaat bagi inspirasi pemerhati. Memang, cinta kepada bangsa dan tanah air dapat dilakukan dengan berbagai cara, -karya teknologi umpamanya-. Atas dedikasi tsb, publik mempunyai kepentingan mengetahui bagaimana akuntabilitasnya. Sebagaimana implementasi Undang-undang Kebebasan Informasi Publik (KIP).

Anggaran Militer Juga Terkena Kutipan DPR

10:29 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
foto

TEMPO.CO, Jakarta--Permintaan upeti ternyata tak hanya terjadi di badan usaha milik negara. Anggaran militer pun tak luput dari kutipan anggota DPR. "Praktek ini lazim terjadi," ujar seorang pejabat militer kepada Tempo, Senin, 29 Oktober 2012.

Menurut pejabat itu, para asisten perencanaan dan anggaran (asrena) masing-masing matra TNI mengetahui modus pemerasan para politikus Senayan. "Karena mereka (asrena) yang langsung berhadapan dengan anggota Dewan.”

Namun dia menolak membeberkan modus yang dilakukan anggota Dewan meminta jatah dari institusi pertahanan.

Ketika Tentara Shopping

12:34 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
http://4.bp.blogspot.com/-K_N3StwtwUM/TxfZHoIHa-I/AAAAAAAACBg/TDqzqAT8q3I/s1600/LEOPARD+2+AD+SING.jpg
 
ANGGARAN belanja alat utama sistem persenjataan (Alutsista) ini meningkat setiap tahun. Dari sekitar Rp 28 triliun tahun ini, dua tahun mendatang anggaran itu sudah Rp 43,8 triliun. Pada 2030, alokasi dana untuk belanja alat utama sistem persenjataan akan menembus Rp 100 triliun.

Berikut adalah prakiraan belanja tentara Indonesia yang dilansir majalah Tempo edisi 29 Oktober 2012 dan layak disimak.

Angkatan Laut akan belanja kapal selam dari Korea Selatan, Angkatan Darat sedang menunggu kedatangan Tank leopard Revolution dari Jerman dan Angkatan Udara telah mendatangkan sebagian pesawat Super Tucano dari Brasil maupun Pesawat Angkut C295 dari Spanyol.

Siasat Dagang Makelar Senjata

12:29 AM Posted by Ikh Sanudin No comments

foto

Pemeriksaan pesawat tempur Hawk 200 di Depo Pemeliharaan 30 Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh, Pakis, Kabupaten Malang, Jawa Timur. TEMPO/Abdi Purmono

 TEMPO.CO, Jakarta - Jatuhnya pesawat Hawk di Riau memperjelas kabar yang selama ini terdengar samar: peralatan militer Indonesia sudah ketinggalan zaman. Dari 234 unit pesawat tempur, hanya separuh yang layak terbang. Tiga angkatan TNI menghadapi kondisi yang kurang-lebih sama. Angkatan Darat, misalnya, masih menggunakan sejumlah peralatan tempur yang lebih tua daripada usia jenderalnya.

Majalah Tempo edisi Senin, 29 Oktober 2012, menurunkan laporan utama berjudul "Repot Mencari Simbah" mengenai pengadaan alat utama sistem senjata. Selain uzur, peralatan itu dibeli dari banyak negara sehingga platform-nya pun berbeda-beda. Itu sebabnya, dalam urusan pembelian senjata, kerap terdengar olok-olok bahwa penentunya bukan angkatan, melainkan rekanan. Peran pihak ketiga alias makelar dalam pengadaan peralatan militer ditengarai bahkan lebih dominan dibandingkan dengan penggunanya.

Rafale C137 dengan Radar AESA

12:25 AM Posted by Ikh Sanudin No comments

Dassault Rafale
Dassault Rafale di USS Dwight D.Eisenhower
(Foto:commons.Wikimedia.org)
Badan Pengadaan Pertahanan Perancis (DGA) telah resmi menerima penyerahan jet tempur Dassault Rafale C137, merupakan Rafale pertama yang dilengkapi dengan radar RBW2 AESA buatan Thales.

Dassault Rafale merupakan pesawat tempur pertama yang saat ini berada dalam layanan operasional angkatan bersenjata di Eropa yang menggunakan radar jenis ini.

Radar RBE2 AESA menjadikan Rafale memiliki sejumlah keunggulan dalam hal operasional, antara lain:

Komisi I DPR tinjau Lanud Halim

12:23 AM Posted by Ikh Sanudin No comments
Komisi I DPR bersama Komandan Lanud Halim Marsma TNI A. Adang Supriyadi, di Hanggar Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma. (Foto: Pentak Halim)
Komisi I DPR bersama Komandan Lanud Halim Marsma TNI A. Adang Supriyadi, di Hanggar Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma. (Foto: Pentak Halim)
Sindonews.com - Kunjungan kerja (kunker) Komisi I DPR RI ke Landasar Udara (Lanud) Halim Perdana Kusuma dalam rangka melaksanakan fungsi dan wewenang DPR sebagai legislasi, fungsi pengawasan dan funfgsi anggaran.

Kunjungan ke Lanud Halim untuk mengetahui secara langsung permasalahan-permasalahan yang diahadapi satuan-satuan yang berada dijajaran Lanud Halim.

Panglima TNI Lantik 405 Prajurit Taruna Akademi TNI

12:20 AM Posted by Ikh Sanudin No comments


tni-subMAGELANG (Pos Kota) – Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, S.E. melantik 405 Prajurit Taruna Akademi TNI, terdiri dari 215 Taruna Akmil, 90 Kadet AAL dan 100 Karbol AAU, di Lapangan Sapta Marga Akademi (Akmil) Magelang, Senin (29/10/2012).

Pendidikan dasar keprajuritan Taruna Akademi TNI Tahun  2012 telah dilaksanakan selama tiga bulan dan semuanya dinyatakan lulus, sedangkan lulusan terbaik untuk masing-masing Matra yaitu :  Prajurit Taruna Istario (Darat), Prajurit Kadet Fa’iz Farrel Apriyono (Laut) dan Prajurit Karbol Juliar Dwidya Firmansyah (Udara).

Panglima TNI dalam sambutannya menyampaikan selamat dan bangga kepada segenap prajurit Taruna yang baru saja dilantik, setelah melalui proses pendidikan ”Chandradimuka”, yang merupakan bentuk pendidikan dasar kemiliteran bagi Taruna Akademi TNI. ”Belajar dan berlatihlah dengan sungguh-sungguh, sebab belajar dan berlatih adalah tugas pokok prajurit selama menyandang predikat Taruna, guna membangun idealisme kebangsaan, kapasitas ilmu pengetahuan dan teknologi serta kapabilitas sebagai generasi muda intelektual prajurit TNI, yang siap mengabdikan dirinya bagi bangsa dan negara”, tegas Panglima TNI.

Pesawat tempur Suriah serang pemberontak

12:09 AM Posted by Ikh Sanudin No comments


http://www.metrosiantar.com/wp-content/uploads/2012/08/29082012-12.jpg
Kekerasan tetap terjadi meskipun diberlakukan gencatan senjata selama empat hari.

Angkatan Udara Suriah menyerang sejumlah kantong pemberontak, antara lain di Damaskus dan Idlib, yang dikatakan sebagai serangan udara terbesar sejak pemerintah mengerahkan pesawat tempur pertengahan tahun ini.

Kelompok oposisi Syrian Observatory for Human Rights mengatakan militer melancarkan 34 serangan udara selama rentang waktu tiga jam pada Senin pagi (29/10).

"Terdapat 34 serangan udara di berbagai lokasi selama tiga jam pagi tadi. Ini merupakan serangan paling dahsyat sejak pesawat tempur pertama kali dikerahkan pertengahan tahun ini," kata direktur Syrian Observatory for Human Rights Rami Abdel Rahman seperti dilaporkan kantor berita AFP.

Di antara serangan itu terjadi di desa-desa dan kota-kota di Provinsi Idlib, tempat pasukan pemerintah dan pemberontak terlibat dalam pertempuran sengit untuk memperebutkan pangkalan militer Wadi Daif.

29 October 2012

Prajurit Bertempur, 39 Jenderal TNI Hanya Menonton?

11:59 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Tentara Nasional Indonesia (ist)Tentara Nasional Indonesia (ist)
itoday - Tak lama lagi, sebanyak 11.693 personel dari tiga angkatan, TNI AD, TNI AL dan TNI AU akan melakukan pertempuran di Kutai Timur. Rencananya, latihan gabungan (Latgab) TNI Setingkat Brigade itu dilaksanakan di Kutai Timur, akhir November 2012.

Menurut Dandim 0909/SGT Letkol (Inf) Husni Mubarak, Minggu (28/10/2012), Latgab TNI Setingkat Brigade akan berlokasi di kawasan Pantai Sekerat Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur. Latihan itu juga akan dihadii 39 jenderal berbintang empat hingga satu.

Para jenderal yang akan hadir antara lain, Panglima TNI Laksamana Agus Suhartono, Kepala Staf TNI AD Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo, Kepala Staf TNI AL Laksamana TNI Soeparno dan Kepala Staf TNI AU Marsekal TNI Imam Sufaat. Selain itu, akan hadir pula lima orang berbintang tiga, 27 berbintang dua, dan tiga orang berbintang satu, serta sejumlah tamu VVIP dari DPR RI.

Menurut Husni, rombongan jenderal itu akan melihat langsung prajurit TNI bertempur di lapangan. Guna mendukung pelaksanaan latihan ini,  TNI melibatkan unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) seperti kapal perang jenis perusak KRI Patimurra-371, KRI Teuku Umar-385, dan KRI Tjiptadi-381,KRI Silas Papare-386 dan KRI Wiratno -379.

Sebelumnya, Latgab TNI pada 2012 dibuka Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono di Koarmatim Ujung Surabaya, Sabtu (20/10), dihadiri KSAD, KSAL, KSAU, dan Komandan Korps Marinir dengan tujuan bertujuan meningkatkan dan menguji kemampuan prajurit TNI.*

Read more about Kepala by www.itoday.co.id

Tentara Nasional Indonesia (ist)
Tentara Nasional Indonesia (ist)

itoday - Tak lama lagi, sebanyak 11.693 personel dari tiga angkatan, TNI AD, TNI AL dan TNI AU akan melakukan pertempuran di Kutai Timur. Rencananya, latihan gabungan (Latgab) TNI Setingkat Brigade itu dilaksanakan di Kutai Timur, akhir November 2012.

Menurut Dandim 0909/SGT Letkol (Inf) Husni Mubarak, Minggu (28/10/2012), Latgab TNI Setingkat Brigade akan berlokasi di kawasan Pantai Sekerat Kecamatan Bengalon Kabupaten Kutai Timur Kalimantan Timur. Latihan itu juga akan dihadii 39 jenderal berbintang empat hingga satu.

Hamas Serang Instalasi Nuklir Israel

11:55 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Media-media rezim Israel Minggu (28/10) mengangkat berita soal serangan misil-misil Grad Hamas ke instalasi nuklir Dimona.

Situs berita rezim Zionis Debka melaporkan, "Dua unit misil Grad diluncurkan Hamas ke instalasi nuklir Israel Dimona di wilayah al-Naqab sebagai balasan atas serangan yang dilakukan rezim itu ke sebuah pabrik senjata Sudan."

Militer Israel melarang publikasi berita terkait rincian serangan misil Hamas tersebut. Sebaliknya, harian Sunday Times mempublikasikan foto-foto satelit tentang pemboman pabrik senjata Yarmouk Sudan dan menulis, "Dua tahun lalu Israel telah mempersiapkan operasi penyerangan ke pabrik senjata Sudan itu."

Drone Hizbullah, Bukan yang Terbaru di Tangan Iran

11:53 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Ahmad Vahidi menyatakan, pesawat tanpa awak anti-radar yang beberapa waktu lalu berhasil menembus hingga ke dalam wilayah udara Israel bukan tipe pesawat tanpa awak yang termodern di Iran.

Hal itu dikemukakan Vahidi Ahad (28/10) seraya menyatakan, "Republik Islam Iran saat ini memiliki pesawat tanpa awak dengan teknologi yang jauh lebih maju dari yang baru diterbangkan oleh gerakan perlawanan Hizbullah di zona udara rezim Zionis."

Teknologi drone buatan Iran yang dimiliki Hizbullah yang pasti bukan "teknologi terbaru Iran," katanya.

Menteri Pertahanan Iran menekankan bahwa keberhasilan Hizbullah dalam menerbangkan pesawat tanpa awak di atas wilayah Palestina pendudukan itu kedigdayaan delusional Israel dan merupakan pukulan terberat bagi rezim Zionis.

Strategi Tempur CIA dan Kecemasan Dunia

11:51 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir telah mengintensifkan operasi pesawat tanpa awak untuk menyerang posisi-posisi kelompok militan di beberapa negara. Serangan itu mengakibatkan jatuhnya korban sipil dalam jumlah besar.

Dinas Intelijen Pusat AS (CIA) meminta pemerintah Obama untuk menambah jumlah drone dengan alasan meningkatkan kemampuannya untuk melawan kelompok Al Qaeda di Afrika Utara. Padahal, operasi CIA telah meningkatkan jumlah korban sipil tewas. Namun, lembaga itu tetap membela keputusannya untuk menambah skuadron pesawat tanpa awaknya.

Di pihak lain, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengumumkan akan memulai sebuah investigasi dalam masalah tersebut, mengingat tingginya angka korban sipil dalam serangan-serangan AS. Pelapor Khusus PBB dalam Urusan Kontraterorisme, Ben Emmerson dalam sebuah kuliah di Harvard Law School pada 25 Oktober, mengumumkan bahwa PBB akan meluncurkan unit investigasi pada awal tahun depan untuk menyelidiki serangan drone yang diluncurkan oleh AS.

PBB telah menyerukan Washington untuk membentuk mekanisme pemantauan independen guna menyelidiki pelanggaran operasi, yang berarti kematian warga sipil, pada beberapa kesempatan.

Jubah HAM Amerika dan Distrik Zionis Israel

11:49 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
Menyusul dimulainya pembangunan distrik Zionis baru di Tepi Barat dan Baitul Maqdis Timur, gerakan muqawama Palestina (Hamas) mendesak sanksi terhadap perusahaan-perusahaan yang aktif terlibat dalam proyek tersebut. Terkait hal ini, Ezzat al-Rashk, anggota biro politik Hamas dalam statemennya menyatakan mendukung sikap Richard Falk, penyelidik khusus Dewan Hak Asasi Manusia PBB untuk Palestina Pendudukan. Falk menyerukan kepada seluruh institusi negara-negara Arab dan Islam supaya memboikot semua perusahaan yang terlibat dalam pembangunan permukiman Zionis di Tepi Barat dan Jerusalem Timur.

Dalam laporan kepada Majelis Umum PBB, Falk mengungkapkan bahwa sejumlah perusahaan Israel yang berkantor pusat di AS, Eropa dan Meksiko melanggar hak asasi manusia internasional dan hukum internasional dengan membantu Israel membangun pemukiman ilegal. Falk mengatakan seruan boikot merupakan upaya untuk mencegah pelanggaran serius terhadap hukum internasional. Menurutnya, Israel telah mengabaikan resolusi PBB yang mengutuk perluasan proyek permukiman Zionis.

Rezim Tel Aviv melarang profesor hukum internasional dari Princeton University ini  memasuki wilayah Palestina pendudukan karena menyebut Israel setara dengan Nazi Jerman. Pakar HAM internasional ini menegaskan bahwa Israel melakukan kejahatan kemanusiaan akibat perlakuan mereka atas warga Palestina.

Nasib Pasar Senjata Perancis di Timur Tengah

11:47 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Kondisi ekonomi yang dialami Perancis saat ini, khususnya tingginya angka pengangguran memaksa pemerintah sosialis pimpinan Francois Hollande untuk menggenjot ekspor negaranya. Di antara komoditi ekspor yang menjadi andalan Perancis adalah produk militer  mengingat industri militer negara ini cukup maju. Oleh karena itu, Departemen Pertahanan Perancis mulai melakukan usaha besar untuk mensukseskan kontrak senjata dengan negara lain. Namun demikian Perancis rupanya gagal menjual pesawat tempurRafale ke Uni Emirat Arab (UEA).

Terkait masalah ini, Majalah Le Nouvel Observateur cetakan Perancis menulis, strategi Paris dalam meningkatkan kerjasama militer dengan Emirat di penjualan senjata khususnya pesawat tempur Rafale gagal. Di lamannya, majalah ini mengutip statemen Menteri Pertahanan, Jean-Yves Le Drian usai lawatannya ke Emirat menyebutkan, hubungan bilateral Paris-Abu Dhabi menurun drastis.

 Usai melawat Dubai Drian dalam sebuah wawancara menyatakan, Emirat sebelumnya memenuhi kebutuhan militernya sekitar 70 persen dari Perancis, namun saat ini hanya tercatat 60 persen yakni turun 10 persen. Terkait upayanya untuk memperbaiki kondisi ini, Drian mengatakan, tugas seorang menteri adalah menciptakan peluang dan kondisi serta rasa percaya kepada pihak lain, namun sektor industri juga harus memainkan peran dengan memberikan usulan menarik. "Kedua masalah ini tidak seharusnya saling dikaitkan," ungkap Drian.

Liku-Liku Pembelian Leopard Mulai Dari Belanda Sampai Ke Jerman

11:44 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

JAKARTA-(IDB) : Pembelian tank Leopard dilakukan tanpa rekanan. Laporan dari dekat perundingan jual-beli senjata.
 
Aroma masakan Nusantara menguar dari dalam perahu motor yang temaram. Meski udara luar sangat menusuk, sekitar 2 derajat Celsius, cruise yang siap menyusuri sepotong kanal Amsterdam itu terasa nyaman dengan mesin penghangat. Di meja kecil terhidang nasi, gado-gado, tempe goreng, sate ayam, juga bakwan udang. Kerupuk dan emping melinjo ditempatkan di dalam stoples di meja lain.
 
Di atas kapal yang romantis, canal cruise dinner Rabu malam 1 Februari 2012 itu membicarakan bisnis peranti militer: jual-beli 80 tank berat Leopard 2A6. Tuan rumahnya Defence Materiel Organization Belanda, yang dipimpin Direktur Pengadaan A.GJ. Van fe Geijn. Tamunya: rombongan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat pimpinan Wakil Kepala Staf Letnan Jendral Budiman.
 
“Kita akan menyusuri malam di atas kanal,” kata Nicole Hooft, asisten mengurusi logistik militer Belanda itu. Berangkat dari halaman belakang Hotel Hilton, Apollolaan, Amsterdam, perahu menyusuri Reijnier Vinkeleskade, Josef Israelskade, dan memutar kembali di Weesperzijde.

Belanda Musnahkan Data Kongres Pemuda

11:31 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

foto

Diorama di Museum Sumpah Pemuda, Jln. Kramat Raya, Jakarta, Museum inilah yang dahulu digunakan para pemuda untuk berjuang melawan penjajahan dan dari tempat ini pula lahirlah Sumpah Pemuda pada 28-10, 1928 TEMPO/Subekti.

TEMPO.CO , Jakarta:Penggagas Kongres Pemuda Pertama pada tahun 1926, Mohammad Tabrani Soerjowitjitro bungkam seribu bahasa ketika ditanya soal konsep penyelenggaraan Kongres Pemuda Pertama yang diketuainya. Tapi itu sebelum tahun 1973.

Sikap Tabrani baru mencair ketika pada 1973, Sudiro, bekas Wali Kota Jakarta, memintanya buka suara. Tabrani kemudian mulai menuliskan pengalamannya dalam buku 45 Tahun Sumpah Pemuda yang diterbitkan Yayasan Gedung-gedung Bersejarah Jakarta setahun kemudian.

Anggaran Militer pun Kena Permintaan Upeti

11:26 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
foto

Suasana sidang paripurna terkait laporan kinerja 2011-2012 dan ulang tahun ke-67 DPR di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (29/8). ANTARA/Puspa Perwitasari

TEMPO.CO, Jakarta - Anggaran militer pun ternyata juga tak luput dari permintaan upeti DPR. "Ada yang namanya kerlingan mata lah," kata sumber Tempo di Kementerian Pertahanan, Senin, 29 Oktober 2012.

Sumber Tempo menyebut praktek itu lazim terjadi. "Saya pikir media lebih tahu prakteknya seperti apa," ujar dia. Meskipun mengakui hal itu pernah terjadi, sumber ini enggan menjelaskan detail modus upeti tersebut di DPR.

Kisah Jenderal Pramono Edhi dan Makelar Senjata

11:22 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
foto
 Letnan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo. TEMPO/Seto Wardhana

TEMPO.CO, Jakarta - Mafia pengadaan juga menggerus dana pembelian alat tempur ke luar negeri. Makelar senjata membuat harga berlipat-lipat. Jenderal Pramono Edhie Wibowo mengisahkan pengalaman ketika Angkatan Darat hendak membeli 5.000 teropong Trijicon dari Amerika Serikat guna melengkapi senapan serbu SS1 buatan Pindad.

Rekanan mengajukan harga Trijicon Rp 30 juta per unit. Merasa harga itu tak masuk akal, Pramono mengeceknya di Internet. Ia menemukan harga pasar teropong hanya US$ 1.900 atau sekitar Rp 19 juta.

Mengetahui harganya lebih murah, adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akhirnya mengutus perwiranya langsung terbang ke pabriknya di Amerika Serikat. Pramono terkejut karena harga dari pabrik itu hanya Rp 9 juta per unit. “Kurang dari sepertiga harga yang ditawarkan rekanan itu,” ujar Kepala Staf Angkatan Darat ini.

Makelar Bikin Harga Alutsita Meroket

11:15 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
 
SMB 12,7mm senapan penangkis serangan udara yang sudah uzur masih digunakan Arhanud. (Foto: Berita HanKam)

29 Oktober 2012, Jakarta: Persenjataan TNI tidak hanya jauh dari kebutuhan kekuatan minimum, tapi kondisinya juga mengenaskan. Mayoritas senjata berusia 25-40 tahun dan tak sedikit yang ngadat ketika digunakan. Akibatnya, tak semua senjata TNI ini siap dipakai saat bertempur.

Data Sekolah Staf Komando TNI pada 2005, misalnya, menunjukkan skuadron tempur Angkatan Udara hanya memiliki tingkat kesiapan rata-rata 30 persen. Hampir 30 persen tank dan 48,2 persen meriam milik Angkatan Darat rusak. Sedangkan sebagian besar kapal perang Angkatan Laut sudah berusia di atas 25 tahun.

Koarmabar Operasikan 10 Kapal Perang Produksi Lokal

11:12 PM Posted by Ikh Sanudin No comments
KRI Krait.

29 Oktober 2012, Jakarta: Komando Armada RI Kawasan Barat (Koarmabar ) saat ini telah mengoperasionalkan lebih dari 10 unsur Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) jenis kapal patroli Fast Patrol Boat (FPB) 57, Patrol Craft (PC) 40 dan Kapal Cepat Rudal (KCR) yang diproduksi putra-putra Indonesia di dalam negeri dalam mendukung kegiatan operasi patroli keamanan laut di perairan Wilayah Indonesia dalam rangka mempertahankan dan menjaga keutuhan NKRI.

5 Kasus Malaysia lecehkan Indonesia

5:25 PM Posted by Ikh Sanudin 1 comment
5 Kasus Malaysia lecehkan Indonesia
 Hari kemerdekaan Malaysia. REUTERS/Bazuki Muhammad

Malaysia kembali membuat berang rakyat Indonesia setelah baru-baru ini muncul iklan tenaga kerja Indonesia yang didiskon di Malaysia.

Meski bertetangga dan serumpun, hubungan Indonesia dengan negeri jiran itu dalam beberapa tahun terakhir memang kurang harmonis lantaran mencuatnya sejumlah kasus klaim Malaysia atas beberapa warisan budaya Indonesia.

Repot Mencari Pengganti 'Simbah'

5:13 PM Posted by Ikh Sanudin 1 comment

Simbah 'S60' in action
(Foto Formil Kaskus)
Jakarta - Jenderal Pramono Edhie Wibowo punya pesan khusus bagi prajurit yang berlatih menggunakan meriam tempur anti pesawat udara S-60. Diproduksi Uni Soviet pada 1950, meriam itu masih dipakai Artileri Pertahanan Udara hingga kini. “Tolong simbahmu ini dirawat supaya bisa tetap beroperasi,” kata Kepala Staf Angkatan Darat itu awal bulan ini.

Majalah Tempo edisi Senin 29 Oktober 2012 mengulas soal pengadaan alat sistem utama senjata TNI. Masih banyak "simbah" lain yang dimiliki Angkatan Darat. Senjata-senjata itu bahkan lebih tua daripada sang Jenderal. Misalnya meriam M101A1 105 milimeter buatan 1940--15 tahun sebelum Pramono lahir. Ada pula meriam M-48 76 milimeter buatan 1958. Dua senjata itu dia gunakan ketika berlatih pada saat belajar di Akademi Militer hingga lulus tahun 1980.

Kisah Macan Tutul di atas kapal

5:11 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

http://2.bp.blogspot.com/-7_r69s-sVoQ/UFQgsWonYHI/AAAAAAAAAHU/4m0_p51TLU4/s1600/Leopard_MBT_Revolution_main_battle_tank_Rheinmetall_Defence_German_Germany_Defense_Industry_military_technology_001.jpg
MBT Leopard 2 Revolution
(Foto Rheinmettal)
Jakarta - Pembelian tank Leopard dilakukan tanpa rekanan. Laporan dari dekat perundingan jual-beli senjata.

Aroma masakan Nusantara menguar dari dalam perahu motor yang temaram. Meski udara luar sangat menusuk, sekitar 2 derajat Celsius, cruise yang siap menyusuri sepotong kanal Amsterdam itu terasa nyaman dengan mesin penghangat. Di meja kecil terhidang nasi, gado-gado, tempe goreng, sate ayam, juga bakwan udang. Kerupuk dan emping melinjo ditempatkan di dalam stoples di meja lain.

Di atas kapal yang romantis, canal cruise dinner Rabu malam 1 Februari 2012 itu membicarakan bisnis peranti militer: jual-beli 80 tank berat Leopard 2A6. Tuan rumahnya Defence Materiel Organization Belanda, yang dipimpin Direktur Pengadaan A.GJ. Van fe Geijn. Tamunya: rombongan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat pimpinan Wakil Kepala Staf Letnan Jendral Budiman.

Kisah Jenderal Pramono Edhi dan Makelar Senjata

5:08 PM Posted by Ikh Sanudin No comments

Jend Pramono Edhie Wibowo
(Foto Tempo)
Jakarta - Mafia pengadaan juga menggerus dana pembelian alat tempur ke luar negeri. Makelar senjata membuat harga berlipat-lipat. Jenderal Pramono Edhie Wibowo mengisahkan pengalaman ketika Angkatan Darat hendak membeli 5.000 teropong Trijicon dari Amerika Serikat guna melengkapi senapan serbu SS1 buatan Pindad.

Rekanan mengajukan harga Trijicon Rp 30 juta per unit. Merasa harga itu tak masuk akal, Pramono mengeceknya di Internet. Ia menemukan harga pasar teropong hanya US$ 1.900 atau sekitar Rp 19 juta.

Mengetahui harganya lebih murah, adik ipar Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu akhirnya mengutus perwiranya langsung terbang ke pabriknya di Amerika Serikat. Pramono terkejut karena harga dari pabrik itu hanya Rp 9 juta per unit. “Kurang dari sepertiga harga yang ditawarkan rekanan itu,” ujar Kepala Staf Angkatan Darat ini.